Bagi beberapa orang yang belum mengenal baik benefit dari asuransi seringkali beranggapan bahwa asuransi adalah biaya tambahan yang akan memberatkan finansial bulanan. Namun bagi mereka yang benar benar merasakan manfaatnya, asuransi bukanlah hal yang memberatkan finansial. Nah oleh karena itu, premi yang menjadi kewajiban bagi pemilik asuransi sebisa mungkin diberikan pengertian bahwa sebenarnya asuransi bukanlah hal yang memberatkan finansial selama manajemen keuangan anda baik. Nah ada beberapa tips agar pembayaran premi asuransi karyawan tidak membebani  finansial karyawan.

Masukkan Dalam Anggaran Sejak Awal

Langkah pertama atau tips agar pembayaran premi asuransi karyawan tidak membebani finansial adalah memasukkannya sebagai anggaran semenjak awal. Hal inj wajib dilakukan apabila asuransi karyawan tersebut diatur secara mandiri dan tidak melibatkan perusahaan tempat mereka bekerja. Dengan memasukkan anggaran lebih awal maka anda akan mendapatkan pendapatan bersih sehingga anggaran anda setiap bulannya dapat terlihat jelas.

Seandainya premi asuransi karyawan tersebut dibayarkan setiap tahun maka anda dapat membaginya menjadi beberapa bulan serta menghitungnya sejak awal tahun. Dengan demikian and akan memperoleh kesempatan lebih ringan untuk membayarkan premi sesuai tanpa membebani finansial akhir tahun sebagai hari pembayaran.

Karena asuransi termasuk sebagai bentuk investasi maka anda dapat memasukkannya sebagai anggaran khusus agar premi asuransi karyawan tidak membebani finansial. Premi yang membebani finansial bisa berakibat buruk karena beberapa jenis premi dibayarkan tidak hanya satu kali saja.

Perusahaan Membantu

Salah satu cara agar pembayaran premi asuransi tidak membebani finasial adalah dengan melibatkan perusahaan sebagai regulator atau yang mengatur pembayaran premi tersebut. Hal ini bisa dilakukan apabila perusahaan memang memiliki kerjasama dengan perusahaan karyawan tersebut. Namun seandainya perusahaan tidak memiliki kerja sama dengan perusahaan layanan asuransi maka karyawan tersebut bisa memilih perwakilan yang dipercaya untuk memanajemen pembayaran premi tersebut.

Memilih perwakilan yang akan membantu proses pembayaran agar pembayaran premi asuransi tidak membenani finansial serta waktu karyawan juga berkaitan dengan syarat pengajuan asuransi karyawan yang umumnya memiliki syarat pengajuan dengan minimal keanggotaan. Jumlah minimal keanggotaan setiap asuransi karyawan pun beragam mulai dari sejumlah minimal 10 orang karyawan hingga lebih. Dengan demikian, salah satu karyawan dapat memanajemen anggota dari asuransi tersebut sehingga pembayaran asuransi dapat terjaga kelanjutannya dengan baik.

Membatasi Jumlah Asuransi

Salah satu cara atau hal agar pembayaran premi asuransi karyawan tidak membebani finansial adalah dengan membatasi jumlah asuransi yang diikuti. Memang dengan memiliki lebih dari satu asuransi maka luas cakupan jaminan dari asuransi tersebut juga akan semakin luas. Namun hal ini bisa berakibat fatal pada kondisi keuangan karyawan dimana karyawan tersebut harus membayar lebih banyak uang agar asuransi dapat terus berjalan.

Baca Juga : Bagaimana Mengatur Keuangan Untuk Premi Asuransi?

Memiliki lebih dari satu produk asuransi memang tidak ada salahnya dan dianjurkan bagi yang memang membutuhkannya. Namun, yang pertama kali harus dilakukan oleh karyawan tersebut agar pembayaran premi asuransi karyawan tidak membenani finansial nya adalah dengan menakar kemampuan beli dari karyawan tersebut dan mencoba kembali untuk memasukkannya kedalam anggaran seperti pada poin nomor satu. Apabila anggaran tersebut terasa sulit dijalankan maka karyawan tersebut dapat mengurangi asuransi jumlah keikutsertaan pada asuransi tertentu yang dianggap kurang memberikan manfaat atau karena ada jenis asuransi yang lebih lenting yang diutamakan.

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *