Kondisi keuangan setiap orang pasti berbeda beda. Ada yang stabil, ada yang sangat stabil namun juga ada yang tidak stabil ataupun selalu berkekeurangan. Namun apakah hal tersebut membuat karyawan tidak membutuhkan asuransi? Sebaliknya, apapun kondisi keuangan tersbut akan lebih baik jika mengusahakan untuk mendapatkan asuransi agar ketika terjadi sesuatu hal yang membutuhkan biaya tidak terduga, asuransi bisa mengatasinya. namun pernahkah anda beripikir untuk menghentikan layanan asuransi anda karena alasan seperti itu? jika iya, berikut ada 4 hal yang sebaiknya anda pertimbangkan sebelum berhenti dari layanan asuransi karyawan.

1. Memiliki Dana Cadangan

Hal pertama yang perlu anda pertimbangkan sebelum berhenti dari layanan asuransi karyawan adalah ada tidaknya dana cadangan yang anda miliki. Akan lebih baik jika dana cadangan tersebut bukan berupa tabungan yang anda simpan karena tabungan tersebut merupakan dana yang akan digunakan dalam jangka waktu yang lama di masa depan. Dana cadangan tersebut akan anda gunakan untuk setiap pengeluaran tidak terduga yang mungkin akan terjadi seperti sakit atau hal lainnya. Jika anda tidak atau belum memiliki dana cadangan tersebut, lebih baik anda pertimbangkan lagi sebelum berhenti dari layanan asuransi karyawan yang anda miliki.

Pengeluaran tak terduga bisa saja terjadi dan bisa saja akan membuat finansial kita terganggu. Oleh karena itulah asuransi memberikan layanan jaminannya terutama untuk kondisi tertentu seperti keadaan sakit untuk biaya berobat dan juga perawatan sehingga keuangan yang and amiliki akan terjaga kestabilannya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mempertimbangkan kembali sebelum berhenti dari layanan asuransi karyawan.

2. Menabung Lebih Banyak

Dengan hilangnya asuransi yang menjadi salah satu bentuk investasi anda, itu berarti anda harus menabung lebih banyak karena anda tidak memiliki sumber pendapatan lainnya. Dengan asuransi seorang karyawan bisa merencanakan sebuah dana pensiun untuk digunakan di masa depan. Meskipun demikian, menabung hanya memberikan sedikit keuntungan dari bunganya sehingga anda mungkin membutuhkan bentuk investasi lainnya sebagai imbas dari berhenti dari layanan asuransi karyawan.

Berbeda dengan mereka yang memiliki asuransi, mereka setidaknya memiliki jaminan untuk keluarga dengan adanya investasi yang dilakukan oleh perusahaan asuransi. Dengan demikian jaminan masa depan yang bisa diperoleh tidak hanya untuk pribadi saja melainkan juga untuk keluarga yakni berupa warisan yang bisa ditinggalkan.

3. Memulai Dari Awal

Ketika anda memutuskan berhenti dari layanan asuransi karyawan itu artinya anda kehilangan investasi yang telah anda usahakan beberapa waktu sebelumnya. Jika anda berniat untuk kembali atau mencari asuransi lainnya, maka anda harus memulainya lagi dari awal dan mungkin tidak akan sgera mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga : Asuransi Dengan Kemudahan Klaim, Wajib Baca Sebelum Memilih Layanan Asuransi

Jika anda terus mengandalkan asuransi baik asuransi karyawan maupun asuransi pribadi sekalipun, maka manfaat yang didapatkan akan semakin berkembang dan berkembang. Oleh karena itulah pertimbangkan baik baik jika anda memiliki keinginan untuk berhenti dari layanan asuransi karyawan.

4. Tidak Memiliki Perlindungan

Hal yang paling utama yang mestinya anda perhatikan sebelum berhenti dari layanan asuransi karyawan tentu saja adalah anda kehilangan perlindungan untuk diri anda ketika bekerja. Apalagi jika pekerjaan anda adalah salah satu pekerjaan yang memiliki resiko tinggi untuk terjadi sebuah kecelakaan atau kejadian yang lebih fatal maka anda harus mengandalkan kekuatan finansial anda sendiri. Perusahaan mungkin akan membantu namun anda tidak bisa berharap banyak pada tunjangan perusahaan.

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *