Dalam berasuransi tentu saja akan sangat fluktuatif prosesnya. Terkadang anda harus melakukan klaim dan terkadang anda tidak melakukan klaim sama sekali namun anda tetap harus membayar premi di setiap periode pembayarannya. Namun sebenarnya ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum berhenti berasuransi. Apa sajakah itu? Berikut adalah beberapa poin beserta ulasannya.

1. Pertimbangkan Kebutuhan Anda Sebelum Berhenti Berasuransi

Pertimbangan yang pertama sebelum anda memutuskan untuk berhenti berasuransi adalah pertimbangan pada kebutuhan anda. Yang mana yang paling membutuhkan adalah mereka yang sudah memiliki usia lanjut atau memiliki keadaan kesehatan yang semakin memburuk. Pertimbangan ini dilakukan karena tentunya asuransi memiliki masa periode sehingga harus tepat untuk sebelum memutuskan untuk memutus kontrak polis asuransinya.

Biasanya, pertimbangan untuk berhenti asuransi ada karena proses klaim yang ditolak. Namun, sebelum berhenti berasuransi secara langsung, perhatikan dulu alasan mengapa klaim anda ditolak. Rumah sakit atau klinik tidak bisa selalu menyetujui klaim yang anda tawarkan apalagi jika tidak sesuai dengan polisnya. Oleh karena itu, pahamilah sejenak polis asuransi itu agar tidak ada pikiran buruk yang diarahkan pada perusahaan asuransi.

2. Pertimbangkan Sanksi Jika Berhenti Berasuransi

Poin kedua yang harus dipertimbangkan sebelum berhenti berasuransi adalah urusan sanksi. Jika anda memiliki asuransi dengan jangka waktu pembayaran premi yang panjang dan anda belum menyelesaikan kewajiban anda, maka sudah dipastikan anda akan mendapatkan sanksi dari perusahaan asuransi tempat anda membeli polis asuransi.

Sanksi yang harus dipikirkan sebelum berhenti berasuransi umumnya adalah mulai dari berapa yang akan anda terima dari proses pengembalian uang premi yang sudah anda bayarkan sebelumnya. jangan berharap anda akan menerima jumlah yang utuh dengan yang sudah anda bayarkan. Akan ada potongan sanksi, potongan administrasi dan lain-lainnya yang bisa membebani harganya.

Baca juga : Memilih Asuransi Untuk Usia Menengah

3. Pertimbangkan Investasi Anda Yang Hilang

Di posisi ketiga yang perlu dipertimbangkan adalah ketika anda kehilangan investasi yang anda sudah persiapkan sebelum berhenti berasuransi. Yang dimaksud sebagai kehilangan investasi tidak selalu berupa uang seperti poin nomor 2 diatas namun lebih ke waktu yang sudah anda habiskan untuk menyusun persiapan anda di masa depan dan kejadian yang ingin dihindari.

Mengapa hal tersebut juga perlu diperhatikan oleh pemilik polis sebelum berhenti berasuransi adalah apakah anda akan berhenti selamanya atau hal tersebut hanyalah sementara? Apabila hal tersebut akan selamanya, maka tidak akan ada masalah yang mengikuti. Mungkin anda malah akan menghilangkan beban anda yang anda bawa selama ini karena suatu alasan yang ada.

Namun yang perlu diperhatikan sebelum berhenti berasuransi untuk sekedar berganti perusahaan asuransi, maka anda akan mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk kembali mendaftarkan diri anda dengan tarif yang lebih mahal karena tentunya secara umum mereka yang sudah berumur dan sudah memiliki penyakit tertentu, biaya premi akan membengkak hebat.

Dari 3 faktor yang harus anda pertimbangkan sebelum berhenti berasuransi diatas tadi, mungkin anda lebih memilih untuk menghentikan tindakan anda. Hanya saja memang, ada juga mereka yang memang perlu untuk berhenti berasuransi namun juga masih ada berbagai alasan lainnya untuk tidak berhenti berasuransi. Jangan sampai anda terjebak dalam beban asuransi dan jangan sampai juga anda terburu buru memutuskan hubungan antara perusahaan dan diri anda.

Related Post

Written by 

One thought on “Perhatikan 3 Hal Sebelum Berhenti Berasuransi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *