Klaim adalah salah satu bagian dari asuransi yang tidak bisa dihindari. Proses klaim terjadi karena suatu akibat dimana kejadian tersebut selayaknya sesuai dengan polis asuransi yang telah disepakati dengan pemegang asuransi. Namun pada suatu keadaan, klaim asuransi pun bisa ditolak. Berbagai macam alasan penolakan klaim asuransi ini tentu saja berdasarkan hukum dimana sesuai dengan yang telah disepakati sebelumnya atau ada suatu faktor yang menyebabkan klaim tidak disetujui. Lalu apa sajakah penyebab klaim asuransi karyawan ditolak? Berikut beberapa penyebab klaim asuransi karyawan ditolak.

Tidak Sesuai Dengan Polis

Salah satu penyebab klaim  asuransi karyawan ditolak adalah ketidaksesuaian dengan polis yang telah disepakati. Jika demikian maka klaim tentu saja akan ditolak karena tidak sesuai dengan polis. Sebagai contoh adalah ketika anda memiliki asuransi kecelakaan karyawan namun kecelakaan itu terjadi saat anda berlibur atau cuti. Maka asuransi tersebut tidak dapat anda klaim karena tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

Sudah Memiliki Penyakit

Hal yang kedua yang bisa menjadi penyebab klaim asuransi karyawan ditolak atau gagal adalah ketika anda sebenarnya sudah memiliki penyakit sebelum anda mengasuransikan diri anda. Misal anda mengasuransikan diri anda pada asuransi kesehatan, namun terjadi sebuah kemalangan dimana kesehatan anda terganggu karena penyakit lama anda yang sudah anda miliki. Maka perusahaan asuransi berhak menolak klaim asuransi yang anda ajukan.

Dokumen Pengajuan Klaim Tidak Lengkap

Setiap perusahaan asuransi memiliki persyaratan sendiri dalam mengajukan proses klaim. Proses klaim asuransi karyawan ditolak juga bisa saja berhubungan dengan dokumen asuransi yang tidak tepat. Misal ketika anda akan mengajukan klaim asuranai kesehatan maka anda membutuhkan surat dokter yang menunjukkan keterangan mengenai kondisi anda. Tanpa itu, perusahaan asuransi akan menolak klaim yang diajukan dan memberikan waktu untuk melengkapi persyaratan tersebut yang bergantung pada jangka waktu proses pengajuan klaim yang menjadi poin berikutnya.

Klaim Terlalu Lama

Waktu terjadinya klaim juga menjadi salah satu faktor penyebab klaim asuransi karyawan ditolak. Klaim asuransi umumnya memiliki jangka waktu yang diberikan untuk mengurus segala persayaratan yang dibutuhkan. Sebagai contoh adalah asuransi jiwa yang diberikan masa pengajuan klaim hingga 30 hari. Apabila persyaratan yamg dibutuhkam untuk proses klaim tersebut tidak daoat diajukan selama 30 haru maka klaim bisa gugur dan apabila terjadi klaim setelah 30 hari setelahnya pun klaim akan ditolak.

Diluar Jangkauan Cakupan Jaminan

Klaim asuransi karyawan ditolak bisa juga karena berada diluar jangkauan cakupan jaminan seperti pada contoh sebelumnya bahwa asuransi kecelakaan tidak akan bisa diproses klaim apabila terjadi di luar pekerjaan. Tambahan untuk contoh sebelumnya adalah apabila kejadian terjadi di negara lain diluar Indonesia. Seperti ketika seseorang berobat keluar negeri dan meninggal saat pengobatan di luar negeri tersebut maka klaim tidak bisa diproses.

Baca Juga : Asuransi Dengan Kemudahan Klaim, Wajib Baca Sebelum Memilih Layanan Asuransi

Polis Sedang Tidak Aktif

Klaim asuransi karyawan ditolak juga karena polis tidak aktif. Polis yang tidak aktif bisa dikarenakan oleh dua hal yang pertama pembayaran premi anda yang melewati masa tenggang sehingga anda harus menunggubkembali hingga polis anda aktif. Yang kedua adalah jika pihak asuransi sendiri mengalami masalah yang menyebabkan dana asuransi tidak bisa dicairkan. Untuk permasalahan polis yang tidak aktif ini serung juga disebut sebagai lapse.