Masyrakat di Indonesia tidak dipungkiri masih banyak yang percaya dengan mitos. Beberapa percaya mitos karena merupakan tradisi turun temurun. Namun untuk hal hal yang sudah modern sekalipun tidak lepas dari mitos mitos yang keliru hingga membuat salah pemahaman kepada masyarakat. Tak terkecuali tentang asuransi jiwa. Banyak mitos asuransi jiwa yang keliru yang beredar dan hal ini harus diluruskan agar tidak menimbulkan kerugian di pihak manapun. Nah apa asaja mitos tersebut? Berikut ini adalah ulasannya.

1. Asuransi Jiwa Bukan Untuk Yang Masih Muda

Mitos asuransi jiwa yang keliru yang pertama adalah bahwa asuransi jiwa hanya ditujukan untuk orang orang tua saja sedangkan mereka yang masih muda dan bekerja sebaiknya tidak membeli asuransi jiwa. Hal ini jelas keliru, kematian bisa saja datang kepada siapapun tanpa mengenal usia. Apalagi jika kematian tersebut menimpa tulang punggung keluarga yang masih muda yang notabene memiliki tanggungan untuk memberikan nafkah. Asuransi jiwa diperuntukan untuk siapa saja yang membutuhkan tak terbatas usia.

2. Asuransi Jiwa Itu Rumit

Rumit atau tidaknya persyaratan yang dimiliki asuransi ada untuk melindungi dua belah pihak yakni pemberi asuransi dan pemilik asuransi. Hal ini penting agar tidak terjadi klaim yang ada di luar polis asuransi. Jadi jika ada yang megatakan bahwa asuransi jiwa itu rumit atau lebih rumit, sebenarnya itu hanyalah mitos asuransi jiwa yang keliru. Karena sepertiyang kita ketahui bahwa biaya pertanggungan asuransi jiwa sangatlah besar sehingga banyak dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

3. Belum memiliki Istri Tidak Perlu Asuransi Jiwa

Mitos asuransi jiwa yang keliru selanjutnya adalah ketika anda belum memiliki istri sehingga berarti anda tidak memiliki tanggungan ketika terjadi sesuatu pada anda. Memang hal itu dimungkinkan, namun jika anda memiliki orang tua yang ingin anda bahagiakan, mungkin anda akan memikirkan hal tersebut kembali.

Baca juga: Memahami Asuransi Jiwa, Menjaga Masa Depan Keluarga

4. Asuransi Jiwa Mahal

Mahal atau tidaknya sebuah asuransi ditentukan dari manfaatnya. Premi tersebut juga bergantung pada kondisi tertentu. Asuransi kesehatan juga demikian, ketika anda mendaftarkan diri di usia muda mungkin anda bisa mendapatkan asuransi jiwa yang lebih murah, namun ketika anda mendaftarkan pada usia pensiun jelas asuransi jiwa akan lebih mahal daripada ketika mendaftar pada usia muda. Oleh karena itulah hal tersebut hanyalah mitos asuransi jiwa yang keliru karena biaya premi bergantung pada persyaratan tertentu.

5. Kebijakan Asuransi Sama Saja

Mitos asuransi jiwa yang keliru selanjutnya adalah menyamakan kebijakan asuransi jiwa dengan asuransi lain. Hal ii tentu saja sangta keliru. Asuransi Jiwa merupakan asuransi dengan investasi jangka panjang karena bisa saja belaku seumur hidup sedangkan asuransi lainnya tidak. oleh karena itulah sangat penting untuk anda membaca polis asuransi sebelum anda membeli sebuah produk asuransi. Karena produk asuransi dari perusahaan yang berbeda pun bisa saja memiliki kebijakan yang berbeda sehingga anda perlu belajar dan mengenali polis asuransinya.

Baca juga: Langkah Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa

6. Klaim Sulit

Klaim yang sulit bukan hanya menjadi mitos asuransi jiwa yang keliru melainkan juga mitos di produk asuransi lainnya. Kesulitan untuk melakukan klaim biasanya dialami oleh mereka yang tidak memahami polis asuransi sehingga banyak kendala saat klaim seperti tidak tercakup jaminan, kurangnya persyaratan hingga ada hal hal yang membuat klaim asuransi tidak sah.oleh karena itu sangat penting untuk membaca dan memahami polis asuransi anda.

WhatsApp chat