Jika anda memiliki asuransi karyawan yang menurut anda tidak dapat memberikan manfaat bagi anda, anda bisa menutupnya. Ada alasan mengapa memang sebaiknya anda menutup asuransi anda tersebut, seperti yang sudah disebutkan yakni tidak memberikan manfaat, membebani finansial anda, atau bahkan faktor lain seperti pelayanan yang kurang memuaskan. Nah bagi anda yang ingin menutup polis asuransi karyawan anda, ada beberapa tips yang bisa anda lakukan. Setelah menutup asuransi anda tersebut, anda bisa mendaftarkan diri anda ke perusahaan asuransi lain yang tentunya memiliki manfaat lebih untuk anda.

1. Pahami Dulu Imbasnya

Sebelum anda menutup polis asuransi karyawan milik anda, akan lebih baik jika anda memahami terlebih dahulu dampak atau imbasnya. Imbas yang pertama tentu saja anda tidak akan memiliki perlindungan atau jaminan. Seandainya anda mendaftarkan lagi ke produk asuransi lainpun anda akan memasuki masa tunggu terlebih dahulu. Yang kedua adalah, anda kemungkinan tidak akan mendapatkan kembali premi yang telah anda bayarkan. Hal tersebut tercantum pada perjanjian yang anda tanda tangani. Seandainya ada pengembalian dana, maka dana tersebut pun akan dipotong denda sesuai dengan perjanjian.

Namun bagi anda yang masih menunggak pembayaran premi, maka sebelum anda menutup polis asuransi karyawan anda harus melunasi premi premi yang belum dibayarkan tersebut. Memang jika anda memiliki beban untuk membayarkan premi tersebut sebelumnya, akan lebih baik anda segera menutup polis asuransi anda agar tidak membengkak tagihannya.

2. Kunjungi Kantor

Langkah pertama untuk menutup polis asuransi karyawan adalah mengunjungi atau datang ke kantor baik cabang maupun pusat dari perusahaan asuransi anda. Disana anda akan menerima penjelasan dari karyawan yang bertugas kemudian permohonan untuk pemberhentian asuransi akan segera diproses. Setelah itu anda akan menemui langkah selanjutnya.

3. Pengisian Dokumen

Langkah kedua setelah anda mengunjungi kantor penyedia jasa asuransi adalah pengisian dokumen. Untuk menutup polis asuransi karyawan anda umumnya akan diminta untuk mengisi dokumen yang menjelaskan tentang penutupan polis asuransi. Kembali, anda harus membaca dengan jelas dan mengerti dari setiap pertanyaan atau pernyataan dari dokumen tersebut sehingga tidak akan menimbulkan permasalahan di masa mendatang.

4. Lengkapi Persyaratan

Setelah langkah kedua tersebut selesai, anda akan diminta untuk melengkapi persyaratan seperti foto kopi identitas diri dan beberapa dokumen lainnya. Nah, untuk persyaratannya anda bisa menanyakan saat mengunjungi kantor asuransi agar saat pengisian dokumen anda bisa melengkapi persyaratannya dan segera menyelesaikan urusan anda. Persyaratan ini sangat penting bagi kedua belah pihak jika anda ingin menutup polis asuransi karyawan anda. Alasannya agar di masa kemudian anda tidak akan ditagih untuk pembayaran premi karena anda memiliki bukti penutupan asuransi atau perusahaan asuransi tidak akan menjawab klaim karena sudah memiliki bukti penutupan asuransi.

Baca juga : Kapan Asuransi Karyawan Benar Terasa Manfaatnya?

5. Dana Asuransi

Setiap perusahaan asuransi umumnya memiliki peraturan yang berbeda meskipun secara garis besar sama. Nah, untuk masalah pengembalian dana dari asuransi yang telah anda ikuti, tidak semua asuransi akan memberikan dana yang sama, baik sama antara satu sama lain maupun sama dengan yang anda telah setorkan. Apalagi anda telah menutup polis asuransi karyawan sebelum jatuh tempo. Maka dana yang mungkin dikembalikan akan lebih sedikit dan juga tentunya mungkin aka nada potongan dari denda atas dasar penutupan polis sebelum jatuh tempo.

Oleh karena itu, pertimbangkan baik baik sebelum anda memutuskan untuk menutup polis asuransi karyawan. Apalagi jika anda sudah mendapatkan yang terbaik.

Baca juga : Asuransi Kecelakaan Karyawan Dibutuhkan Pekerja Dengan Karakteristik Pekerjaan Seperti Berikut

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *