Asuransi kesehatan adalah salah satu bentuk atau produk asuransi yang sebaiknya wajib untuk dimiliki baik secara pribadi maupundari perusahaan untuk karyawan. Alasannya karena sudah jelas karena kesehatan adalah salah satu faktor yang penting untuk mencapai kesejahteraan hidup. Asuransi kesehatan akan memberikan perlindungan yang diakibatkan oleh biaya kesehatan yang mungkin akan membengkak. Nah, bagi anda baik seorang karyawan maupun bukan, akan lebih baik jika mulai untuk mengajukan asuransi kesehatan. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan? Berikut ini adalah ulasannya.

Ajukan di Saat Sehat

Sebelum anda mengajukan asuransi kesehatan akan lebih baik jika anda melakukan cek kesehatan. Ada beberapa pihak asuransi yang memberikan syarat check up kesehatan terlebih dahulu sebelum mendaftarkan nama anda dalam list asuransi. Alasannya? Karena pihak asuransi tentu saja tidak ingin menanggung seseorang yang memang sudah mengidap suatu kondisi kesehatan tertentu. Oleh karena itu, agar anda tidak kehilangan kesempatan anda, akan lebih baik jika anda mengajukannya saat anda benar benar sehat dan memanfaatkan manfaatnya ketika anda mengalami gangguan kesehatan.

Ajukan di saat muda

Selain diajukan di saat sehat, akan lebih baik pula jika anda mengajukan asuransi kesehatan disaat anda masih berusia muda. Semakin bertambah umur seseorang maka sudah pasti akan semakin banyak pula resiko kesehatan yang akan ditanggung. Oleh karena itu, asuransi kesehatan bisa anda andalkan mulai saat anda berusia muda dan mulai mendapatkan manfaatnya lebih awal. Dengan demikian, pencegahan semasa usia muda pun dapat menjaga kondisi anda nanti saat berusia lanjut.

Baca juga: Memulai Berasuransi, Saat Lajang atau Saat Sudah Menikah?

Perhatikan Syarat Rawat Inap

Dalam mengajukan asuransi kesehatan, atau asuransi apapun sudah pasti anda harus memahami setiap persyaratan yang tertulis sebelum menandatanganinya. Hal yang perlu diperhatikan ini terutama adalah pada persyaratan rawat inap. Jangan sampai anda melakukan kesalahan saat melakukan perawatan kondisi anda dengan menginap di tempat yang tidak sesuai dengan jangkauan jaminan seperti dirawat di klinik.

Hindari Cash Plan

Saat anda mengajukan asuransi kesehatan, ada sebuah sistem claim yang sebaiknya anda hindari yakni cash plan. Cash plan terlihat menguntungkan karena pembayaran premi lebih ringan dan tariff kamar yang dijamin oleh klaim lebih mahal. Namun kelemahan dari sistem ini bagi pemilik polis adalah biaya yang akan dijamin oleh pihak asuransi hanyalah dihitung dari jumlah hari menginap. Misalnya anda menginap selama 10 hari di rumah sakit dan anda mendapatkan biaya setiap hari 1 juta rupiah, maka anda akan mendapatkan 10 juta rupiah. Hal itu bisa menguntungkan apabila biaya yang dikeluarkan lebih kecil namun jika lebih besar maka anda harus merogoh tabungan anda.

Akan lebih baik jika anda mengajukan asuransi kesehatan yang akan mengganti seluruh biaya pengobatan hingga anda selesai melakukan pemulihan dan mendapatkan tagihan dari pihak rumah sakit. Dengan demikian, anda tidak akan mengeluarkan dana tambahan guna membayar biaya kesehatan anda.

Baca juga: Alasan Untuk Berasuransi Saat Muda, Apa Sajakah?

Nah hal hal diatas adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengajukan asuransi kesehatan. Namun yang paling utama tentu saja adalah anda harus memahami polis dan perjanjian yang akan anda tangani. Jangan sampai anda mendapatkan asuransi dengan biaya premi tinggi namun keuntungan dari jaminannya kecil. Oleh karena itu, anda juga boleh meminta pendapat ahli atau menanyakan mengenai asuransi yang akan anda beli terhadap orang orang yang memahami mengenai produk perbankan.

Related Post

Written by 

One thought on “Mengajukan Asuransi Kesehatan, Perhatikan Hal Berikut!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *