Kapan Anda harus memulai berasuransi? Jawabannya tentu sangat bervariasi. Salah satu jawaban yang datang mungkin akan dikaitkan dengan status seseorang yakni masih lajang atau sudah menikah. Nah meskipun bukan satu satunya faktor yang bisa mempengaruhi, namun status pribadi ini juga memiliki alasan yang kuat untuk seseorang dalam menentukan untuk memiliki asuransi atau memilih asuransi tertentu. Faktor ini juga tidak terbatas pada laki laki ataupun perempuan saja. Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini adalah beberapa alasan mengapa memulai berasuransi juga dipengaruhi untuk status pribadi seseorang. Semoga membantu keputusan anda.

Anda Berusia 29 Tahun dan Masih Lajang

Ketika anda berusia 29 tahun dan masih lajang, banyak analis keuangan merekomendasikan bahwa anda tidak membutuhkan asuransi. Jadi anda belum perlu untuk memulai berasuransi. Alasan yang utama adalah karena penghasilan yang anda dapatkan, secara khusus adalah guna memenuhi kebutuhan anda sendiri. Anda belum memiliki tanggung jawab untuk menafkahi sehingga akan lebih baik jika penghasilan yang anda miliki disalurkan pada rekening tabungan untuk rencana kedepannya.

Namun hal ini juga memiliki keadaan tertentu yang membuat anda untuk memulai berasuransi yakni apabila anda memiliki tanggungan atau kewajiban untuk membayar kredit dari pembelian suatu produk. Misalnya yang paling umum adalah rumah atau kendaraan. Asuransi mungkin akan dibutuhkan agar ada jaminan hingga anda benar benar melunasi kredit pembelian tersebut.

Baca juga: Alasan Untuk Berasuransi Saat Muda, Apa Sajakah?

Anda Berusia 27 Tahun, Menikah dan Pasangan Anda Bekerja

Untuk keadaan ini, disarankan untuk anda untuk tidak memulai berasuransi. Alasannya, anda dan pasangan sama sama memiliki pendapatan sehingga anda belum membutuhkan jaminan untuk suatu kejadian tertentu. Pasangan anda juga setidaknya memiliki penghasilan sendiri sehingga tidak akan mengurangi pendapatan anda secara signifikan untuk kehidupan sehari hari. Anda dan pasangan bisa memilih bentuk investasi lainnya jika menginginkannya.

Pada keadaan yang sama, seperti anda dan pasangan berusaha untuk memiliki sebuah rumah atau kendaraan keluarga yang pembeliannya dilakukan secara kredit maupun tidak, maka mungkin memulai berasuransi perlindungan lainnya juga bisa diandalkan. Alasannya tentu saja agar apa yang anda rencanakan bersama pasangan tidak hilang dengan mudah tanpa adanya jaminan perlindungan untuk itu.

Anda Berusia 25 Tahun, Memiliki Seorang Istri di Rumah Bersama Anak Anda

Untuk kondisi yang ketiga ini, anda sangat disarankan untuk memulai berasuransi sesegera mungkin. Alasan dari kebutuhan akan produk asuransi ini tentu saja adalah untuk memberikan jaminan perlindungan kepada anda yang merupakan tulang punggung keluarga. Masa depan keluarga bisa saja tidak terjamin apabila anda tidak memiliki jaminan perlindungan untuk kejadian kejadian yang tidak diinginkan. Sebagai contoh terburuknya adalah apabila tulang punggung keluarga meninggal dunia dan meninggalkan anak serta istri yang tidak terjamin kesejahteraan hidupnya.

Meskipun demikian, pertimbangan untuk memulai berasuransi pada keadaan ini harus anda sesuaikan dengan keadaan finansial yang anda miliki. Karena pendapatan yang anda miliki akan menghidupi keluarga dan apabila kestabilan finansial ini tidak stabil maka memiliki sebuah asuransi untuk memberikan jaminan perlindungan pun akan menjadi sia sia. Selain untuk melindungi anda dari kerugian secara material akibat kejadian yang tidak diinginkan, memiliki asuransi juga dapat dianggap sebagai salah satu bentuk investasi agar di masa depan nanti anda bisa memetik hasilnya seperti untuk produk asuransi dana pensiun karyawan yang bisa dimanfaatkan sebagai warisan untuk keluarga yang ditinggalkan.

Baca juga: Asuransi Bagi Pasangan Pekerja Muda, Perlukah?