Berbagi informasi seputar asuransi adalah suatu hal yang positif untuk sesame pengguna jasa asuransi. Dengan demikian, para pemilik polis asuransi tidak terjebak dalam permasalahan yang sebenarnya mungkin sudah umum terjadi. Hal ini juga baik untuk perusahaan asuransi agar dapat menghindari permasalahan yang sama agar tidak terjadi berulang ulang. Nah, salah satu permasalahan yang sering atau umum terjadi adalah klaim. Klaim antar produk asuransi pun umumnya berbeda, dan kali ini ada bagaimana langkah pengajuan klaim asuransi jiwa.

1 Menginformasikan Kematian Tertanggung Pada Pihak Asuransi

Langkah pertama untuk langkah pengajuan klaim asuransi jiwa adalah dengan menginformasikan kematian tertanggung asuransi jiwa pada pihak asuransi. Langkah pertama ini biasanya diikuti dengan pengisian formulir dengan beberapa keterangan dan umumnya dilengkapi surat kematian yang dikeluarkan oleh pihak rumah sakit atau yang berwenang.

2 Melengkapi Berkas Klaim

Langkah kedua untuk langkah pengajuan klaim asuransi jiwa adalah melengkapi berkas berkas yang dibutuhkan. Berkas berkas tersebut telah tercantum dalam persyaratan dan bisa ditanyakan kelengkapannya pada pihak asuransi. Beberapa formulir yang umum ditemui adalah formulir klaim asuransi jiwa, polis dan endorsement atau addendum polis asli, surat kematian, surat keterangan meninggal dunia, surat bukti pemakaman dari dinas pemakaman, dan surat keterangan pemeriksaan mayat apabila dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Untuk perusahaan asuransi tertentu mungkin memiliki persyaratan yang berbeda untuk langkah pengajuan klaim asuransi jiwa, bisa berkurang atau bahkan lebih. Namun sebagai tipsnya akan lebih baik anda memfotokopi segala persyaratan tersebut.

3 Menunggu Proses

Untuk langkah pengajuan klaim asuransi jiwa selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah menunggu segala persyaratan dan juga dokumen yang telah anda kumpulkan pada pihak asuransi untuk dicek. Langkah pertama dari perusahaan asuransi tersebut adalah memeriksa kelengkapan persyaratan, kemudian mengubah status polis dari inforce atau efektif menjadi batal apabila persyaratan telah terpenuhi. Dengan perubahan status tersebut, maka tagihan premi akan otomatis dihentikan.

Langkah selanjutnya dalam proses persetujuan klaim oleh perusahaan adalah akan dilakukan  analisa persetujuan klaim guna menentukan apakah klaim yang diajukan diterima atau ditolak.  Analisa tersebut akan  menyeluruh mulai dari dokumen dokumen, kesamaan nama tertanggung dengan dokumen, polis, cakupan jaminan dan lain lain.

4 Langkah Persetujuan

Untuk langkah pengajuan klaim asuransi jiwa selanjutnya anda hanya perlu menunggu hingga perusahaan menentukan apakah klaim anda akan diterima atau ditolak. Apabila klaim anda diterima maka langkah selanjutnya dari perusahaan adalah menghitung jumlah kewajiban klaim yang akan dibayarkan pada keluarga tertanggung atau yang memilik hak tersebut.

Langkah pengajuan klaim asuransi jiwa akan berbeda apabila pada akhirnya klaim anda ditolak oleh perusahaan asuransi. Langkah yang bisa anda lakukan tergantung dari keterangan penolakan klaim tersebut, apabila penolakan tersebut terjadi karena ada permasalahan dengan dokumen atau kelengkapan persyaratan, anda masih diberikan waktu hingga batas waktu klaim untuk memperbaikinya. Namun apabila alasan penolakan tersebut adalah karena tidak tercakup dalam cakupan jaminan klaim maka langkah anda selanjutnya pun akan berbeda.

Baca juga: Lakukan Hal Ini Ketika Klaim Asuransi Ditolak

5 Proses Pembayaran

Bagi proses klaim yang disetujui oleh perusahaan asuransi maka langkah pengajuan klaim asuransi jiwa selanjutnya adalah menerima proses pembayaran atau pencairan dari klaim yang sudah ditentukan jumlahnya. Proses pengajuan klaim asuransi jiwa memiliki jangka waktu yang berbeda satu sama lain. apalagi jika jumlah dana klaim mencapai nilai yang besar maka proses klaim akan lebih lama karena penyelidikan untuk persetujuan klaim tersebut.