Kecelakaan Kerja adalah kejadian yang tidak diinginkan yang datang nya dari luar kendali karyawan yang dilatarbelakangi dari unsur ketidak sengajaan, kecelakaan kerja sering kali menimbulkan kerugian fisik pekerja itu sendiri selain itu kerugiannya bisa meliputi kerugian waktu, harta benda, properti ataupun sampai kerugian korban jiwa.

Sebenarnya banyak faktor yang mengakibatkan terjadi nya kecelakaan kerja khusus nya yang dialami oleh para pekerja tambang, sering kali kita mendengar banyak berita kecelakaan kerja tambang melalui media sosial maupun berita di TV. Berikut adalah sebagian dari beberapa faktor kecelakaaan kerja yang sering terjadi ;

  • Faktor Manusia

Penggunaan Alat Pelindung Diri atau APD menjadi penyebab paling utama tingkat tinggi nya kecelakaan yang disebabkan oleh keterbatasannya sarana alat pelindung diri dari hal yang paling simpel dari sarung tangan sampai dengan sepatu safety dan helm harus dikenakan pada saat memasuki lingkungan kerja. Sebagai management perusahaan biasa nya sudah disosialisakan betapa arti penting nya dari alat pelindung diri dari mulai pintu gerbang masuk kawasan sudah tampang jelas himbauan menggunakan alat pelindung diri di lingkungan kerja tanpa terkecuali.

Selain itu Prilaku Karyawan juga menjadi andil dalam tinggi nya resiko pekerjaan karena lebih banyak persoalan yang disebabkan oleh pekerja yang ceroboh dibandingkan dengan mesin-mesin atau karena ketidakpedulian karyawan terhadap lingkungan pekerjaan nya. Untuk itu biasa nya perusahaan selalu melakukan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja secara berkala guna menghindari terjadinya resiko kecelakaan kerja.

  • Faktor Lingkungan

Tingkat kebisingan lingkungan kerja juga harus diperhatikan lebih apabila lingkungan kerja nya banyak sekali mesin – mesin produksi untuk meminimalisir kurang nya komunikasi antara pekerja satu dengan pekerja lain nya karena didalam pekerjaan tingkat resiko tinggi komunikasi antar pekerja sangat di utama kan karena sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor: KEP-51/MEN/1999 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika di Tempat Kerja, Intensitas kebisingan yang dianjurkan adalah 85 dBA untuk 8 jam kerja.

  • Faktor Peralatan

Kondisi mesin kerja dan fasilitas lain nya juga harus diperhatikan dengan menjalankan perbaikan secara berkala dapat menghindari kerusakan mesin yang akan berdampak terjadi nya resiko kecelakaan ditambah lagi apabila operator sendiri lah yang memperbaiki keadaan mesin yang tiba – tiba trouble pada saat dijalankan, untuk permasalahan ini sebaiknya diperbaiki oleh teknisi yang ahli yang telah berpengalaman di bidang perbaikan mesin.

Baca Juga : Resiko Apa Saja Yang Dilindungi Pada Asuransi Kecelakaan Kerja

Didalam lingkungan pekerjaan, terutama pertambangan resiko kecelakaan kerja sangatlah besar presentasinya, maka dari itu setiap pekerja tambang diharus kan sadar akan gunanya peralatan safety yang telah di sediakan dan di pakai sebagaimana mestinya, tidak lupa juga para penanggung jawab harus memberi contoh dan pengarahan akan kesadaran keamanan kerja apalagi dalam lingkungan pertambangan.

Written by 

2 thoughts on “Kecelakaan Kerja Yang di Alami Oleh Pekerja Tambang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *