Asuransi memiliki manfaat yang besar bagi beberapa kalangan serta bidang. Meskipun demikian, tujuan awal dari sebuah asuransi adalah untuk memberikan jaminan agar tidak terjadi kerugian finansial yang besar di masa depan karena suatu hal tertentu yang tercakup dalam klausul. Oleh karena itulah, asuransi dirasakan wajib dan memiliki banyak manfaat.

Walaupun bukan berarti dengan asuransi maka kejadian malang tersebut akan hilang, namun setidaknya kita memiliki persiapan untuk menghadapi rencana terburuknya. Nah bagaimana dengan seorang karyawan? Apakah juga memerlukan asuransi? Jawabnya adalah ya, namun kapan? Nah berikut ini ada beberapa penjelasan kapan karyawan harus memiliki asuransi.

Saat Pertama Kali Masuk Perusahaan

Karyawan harus memiliki asuransi saat pertama kali masuk kerja. Mengapa demikian? Karena dengan asuransi inilah karyawan akan mendapatkan perlindungan selama bekerja. Bukan berarti hal asuransi menyebabkan tidak akan terjadi sesuatu pada karyawan, melainkan akan memberikan jaminan atau bantuan bagi karyawan tersebut apabila terjadi kecelakaan kerja yang tidak disengaja terjadi selama bekerja. Hal ini juga tidak hanya akan memberikan jaminan bantuan untuk kecelakaan saja melainkan juga untuk kesehatan karyawan yang harus terjaga agar dapat bekerja secara optimal.

Hal ini juga bermanfaat bagi perusahaan itu sendiri. Karyawan yang baru masuk bekerja mulai menginvestasikan sebagian dari pendapatannya agar dapat membantu karyawan tersebut. Meskipun perusahaan juga wajib memperhatikan nasib karyawan karyawannya, namun dengan bantuan asuransi maka karyawan tersebut lebih terjamin dan perusahan terbantu dari segi  efisiensi. Oleh karena itulah saat pertama kali masuk kerja adalah saat yang tepat untuk seorang karyawan harus memiliki asuransi.

Saat Memiliki Sesuatu Yang Perlu Dilindungi

Selain asuransi karyawan yang bisa saja diwajibkan oleh perusahaan, karyawan juga bisa secara mandiri untuk mencari asuransi yang lain ketika membutuhkan. Seperti jika karyawan tersebut melakukan pembelian kendaraan secara mencicil, dan tidak ingin terjadi sesuatu yang mungkin akan merugikan secara finansial maka karyawan tersebut bisa membeli asuransi kendaraan diluar asuransi karyawan yang dimiliki selama karyawan tersebut mampu untuk membayar premi yang diwajibkan. Mengapa karyawan harus memiliki asuransi saat memiliki sesuatu yang perlu dilindungi, tentu saja karena jika terjadi sesuatu pada benda itu maka sia sialah hasil jerih payah yang telah dilakukan sebelumnya.

Saat Mendekati Masa Pensiun

Mendekati masa pensiun adalah salah satu waktu kapan karyawan harus memiliki asuransi. Alasannya? Tidak semua perusahaan memberikan layanan dana pensiun bagi karyawannya yang telah mencapai usia pensiun. Sedangkan karyawan itu sendiri bukan berarti setelah masa usia produktif tidak perlu mendapatkan pendapatan.

Baca Juga : Perlukan Karyawan Memiliki Asuransi Jiwa Karyawan

Salah satu hal yang mungkin bisa diandalkan adalah dengan menabung namun itu saja tidak selalu cukup untuk membiayai kehidupan yang diinginkan. Asuransi melalui produk dana pensiun karyawannya mencoba untuk membantu karyawan yang sudah mendekati masa pensiunnya untuk menginvestasikan sebagian dari pendapatannya di masa produktif untuk masa depan yang akan datang.

Perusahaan sendiri bisa turut membantu untuk menjaga kesejahteraan karyawannya bahkan setelah pensiun dengan menawarkan produk asuransi ini kepada karyawannya. Dengan demikian perusahaan memberikan perhatian bagi karyawan karyawannya yang telah berjasa membangun perusahaannya. Oleh karena itu karyawan harus memiliki asuransi yang dijembatani oleh perusahaan agar karyawan juga mampu mendapatkan kehidupan yang layak, masa depan yang cerah, yang juga tentunya berpengaruh positif bagi perusahaan tempat karyawan itu bekerja.

Related Post

Written by 

2 thoughts on “Kapan Karyawan Harus Memiliki Asuransi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *