Asuransi jiwa memang menjadi salah satu bentuk perlindungan atas seseorang dari kerugian finansial tak terduga akibat kematian, usia tidak produktif atau cacat secara permanen. Rata – rata karyawan dibekali oleh perusahaan dengan asuransi jiwa demikian juga dengan mereka yang bekerja di lembaga dan sebagainya.

Asuransi jiwa sendiri akan memberikan jaminan secara finansial jika seseorang terlalu tua atau seseorang tersebut menderita cacat atau meninggal dunia sehingga tidak dapat menafkahi keluarganya.

Asuransi jiwa sendiri pada dasarnya akan juga bermanfaat bagi seluruh anggota keluarga. Hanya saja memang tidak banyak orang yang sadar tentang pentingnya asuransi jiwa sehingga banyak yang masih enggan untuk membayar biaya asuransi jiwa yang dibayarkan rutin ini.

Asuransi jiwa untuk karyawan juga ada beberapa jenisnya. Apa saja jenis asuransi jiwa untuk karyawan yang Anda harus tahu?

Jenis Asuransi Jiwa Untuk Karyawan

Asuransi jiwa berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka atau term life insurance sendiri merupakan salah satu jenis asuransi jiwa yang akan memberikan proteksi kepada pemegang polis dalam kurun waktu tertentu. Dan sistem pertanggungan yang digunakan didalam asuransi jiwa ini yaitu memiliki masa berlaku dan tentu saja memiliki masa kadaluarsa.

Jangka waktu klaim asuransi yang dimaksud adalah masa kontrak dalam kurun waktu yang variatif. Ada yang kurun waktunya sekitar 5 tahun, 10 tahun atau juga 20 tahun sesuai dengan penawaran yang memang diberikan oleh perusahaan asuransi di kesepakatan awal.

Asuransi jiwa berjangka sendiri tergolong kepada jenis asuransi yang terjangkau. Dimana nantinya soal biaya premi yang harus dibayarkan memang terbilang murah dan bahkan juga termasuk ke dalam jenis asuransi yang paling murah diantara jenis asuransi jiwa yang lain. Dan biaya murah ini juga disebabkan karena adanya masa kontrak yaitu tidak berlaku lagi setelah masa jatuh tempo.

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance)

Berbeda dengan asuransi jiwa berjangka yang memiliki masa berlaku karena asuransi jiwa seumur hidup atau whole life insurance ini memberikan proteksi kepada pemegang polis seumur hidup. Dan soal sistem pertanggungan yang digunakan didalam jenis asuransi yang satu ini juga tergolong ke dalam jangka panjang dan tampak seumur hidup.

Asuransi jiwa dwiguna (endowment insurance)

Sesuai dengan namanya karena asuransi jiwa dwiguna sendiri memang telah menawarkan 2 manfaat yaitu sebagai asuransi berjangka dan juga tabungan. Jadi dengan kata lain didalam asuransi dwiguna ini terdapat penggabungan dari asuransi jiwa berjangka yang memiliki masa berlaku dan tabungan yang bisa Anda tarik sewaktu – waktu sebelum masa kontrak berakhir nantinya dan juga disesuaikan dengan perjanjian.

Soal perlindungan polisi asuransi dwiguna sendiri biasanya berlaku dalam jangka waktu tertentu. Misalkan sekitar 10 tahun atau juga bisa sampai di usia tertentu misalkan 60 tahun. Dan pada akhir jangka waktu tersebut polis akan disebut sudah jatuh tempo.

Asuransi jiwa unit link

Kalau asuransi jiwa dwiguna memiliki elemen tabungan, asuransi jiwa unit link ini menggunakan investasi sebagai elemen yang digabungkan dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Jenis asuransi ini sendiri juga sangat cocok untuk Anda yang tertarik dengan investasi dan ingin tetap mendapatkan proteksi jiwa dan juga proteksi kesehatan.

Soal investasi dalam asuransi ini digerakkan oleh perusahaan asuransi sehingga nantinya pemegang polis hanya duduk manis dan juga akan mendapat laporan setiap bulan tentang nilai investasinya. Dan tentu tak akan ada kesempatan bagi pemegang polis untuk bisa mengendalikan investasi. Akan tetapi keuntungan atau kerugian investasi tetap ditanggung oleh nasabah.

Demikian sedikit informasi inspiratif yang kami dapat berikan tentang Jenis Asuransi Jiwa Untuk Karyawan. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat dan menginspirasi Anda.

Written by 

2 thoughts on “Jenis Asuransi Jiwa Untuk Karyawan Ini Harus Anda Tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *