Selain asuransi kesehatan yang seringkali diutamakan untuk dimiliki oleh karyawan, ada juga asuransi jiwa karyawan yang dipentingkan untuk dimiliki. Alasannya adalah salah satunya karena resiko pekerjaan yang tinggi. Umumnya, karyawan yang merupakan tulang punggung keluarga yang memilikinya. Sebelum mulai mencari yang sesuai, pahami dulu 4 jenis asuransi jiwa karyawan.

1. Asuransi Jiwa Berjangka

Jenis pertama yang mungkin ditawarkan untuk Anda karena memang banyak dimiliki oleh karyawan adalah jenis Asuransi Jiwa Berjangka. Salah satu jenis asuransi jiwa karyawan ini seperti namanya memiliki batasan waktu dalam pertanggungannya. Jangkau waktu pertanggungan atau proteksinya kepada pemilik polis bisa berjangka pendek atau panjang seperti 5 tahun, 10 tahun hingga jangka waktu lainnya.

Jenis asuransi jiwa karyawan ini seperti yang disampaikan sebelumnya, paling banyak dimiliki oleh para karyawan karena tarif preminya yang tergolong murah. inilah yang menjadi kelebihan dari jenis asuransi jiwa dengan jangka waktunya ini.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Di posisi kedua ada Asuransi Jiwa Seumur Hidup. Jenis asuransi jiwa karyawan yang satu ini merupakan lawan dari Asuransi Jiwa Berjangka. Disini pemilik asuransi dapat terlindungi hingga umur 99 atau 100 tahun yang mana dianggap seumur hidup dari pemilik polis asuransi. Seperti jenis asuransi lainnya, asuransi ini memiliki poin positif yang akan memberikan keuntungan serta poin negatif yang harus dipersiapkan.

Salah satu keuntungan dari jenis asuransi jiwa karyawan ini adalah premi yang dibayarkan yang tidak akan hangus apabila tidak ada klaim. Namun kekurangannya adalah premi yang dibayarkan cukup tinggi. Oleh karena itulah hanya beberapa orang saja yang memilih jenis asuransi ini.

Baca juga: 6 Tips Memilih Asuransi Kesehatan Karyawan

3. Asuransi Jiwa Dwiguna

Di posisi ke tiga ada jenis asuransi jiwa karyawan Dwiguna. Jenis asuransi ini memungkinkan pemilik polis asuransi mendapatkan dua manfaat sekaligus yakni manfaat kematian serta manfaat dana tabungan yang bisa ditarik kapan saja meskipun tidak ada klaim atau masa pertanggungan belum berakhir. Jenis asuransi ini dibrikan untuk mereka yang bingung antara harus menabung atau memberikan perlindungan pada dirinya.

Poin positif dari jenis asuransi jiwa karyawan ini adalah manfaat tabungannya yang hampir sama dengan menabung dana pada bank yang secara fleksibel bisa ditarik kapan saja. Namun tentu saja ada poin negatif yang perlu dipertimbangkan yakni nilai premi yang harus dibayarkan relatif tinggi karena dana tabungan yang secara fleksibel dapat ditarik meskipun tidak ada proses klaim.

4. Asuransi Jiwa Unit Link

Di posisi ke empat ada Asuransi Jiwa Unit Link. Salah satu jenis asuransi jiwa karyawan ini memberikan  manfaat untuk anda untuk berinvestasi melalui perusahaan asuransi yang jasanya anda miliki. Berbeda dengan asuransi konvensional, asuransi berjenis unit link ini seringkali direkomendasikan untuk mereka yang sudah memahami masalah asuransi dan investasi karena rumitnya proses didalamya.

Itulah salah satu poin negatif dari jenis asuransi jiwa karyawan Unit Link meskipun menawarkan keuntungan yang besar dari investasi melalui asuransi. Namun, sayangnya tidak hanya keuntungan saja yang akan anda tanggung namun juga kerugian yang mana premi dari asuransi unit link umumnya memiliki harga yang mahal.

Itulah beberapa jenis asuransi jiwa karyawan yang bisa kamu pelajari sebelum pada akhirnya memiliki salah satunya sebagai andalan Anda dalam menjamin masa depan anda yang cerah.

Related Post

Written by 

One thought on “Pahami 4 Jenis Asuransi Jiwa Karyawan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *