Mengandalkan asuransi sebagai salah satu bentuk investasi memang dianjurkan bagi yang membutuhkan dan menginginkan hasil yang lebih dari sekedar dana. Namun, sama halnya dengan investasi di bidang lain, investasi melalui asuransi juga bisa berujung pada kerugian finansial bagi anda. Ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebabnya dan hal tersebut wajib anda hindari saat membeli produk asuransi. Lalu apa saja hal hal tersebut? Berikut 5 hal yang perlu dihindari saat membeli produk asuransi terutama asuransi karyawan.

1. Membeli Asuransi Serupa

Hal yang perlu dihindari saat membeli sebuah produk asuransi adalah membeli produk asuransi yang serupa bila anda sudah memilikinya. Perusahaan biasanya sudah menawarkan sebuah asuransi yang wajib diikuti oleh karyawan. Namun anda menginginkan asuransi lebih. Akan lebih baik jika anda menginvestasikan dana anda dengan asuransi yang berbeda yang dengan demikian anda akan mendapatkan perlindungan lebih luas.

2. Tidak Mempelajari Polis

Hal ini kerap kali terjadi karena beberapa hal salah satunya anda memang malas mempelajari polis yang ditawarkan atau karena anda lebih percaya pada agen asuransi yang menawarkan produk asuransi. Padahal hal ini sangat penting dalam membeli produk asuransi sehingga anda perlu benar benar memahami polis tersebut. Kontrak yang anda tanda tangani berkekuatan hukum, jadi jangan sampai anda terikat pada suatu hal yang tidak anda kehendaki atau sebenarnya tidak menguntungkan anda.

3. Tidak Mempelajari Perusahaan Asuransi Tersebut

Perusahaan asuransi yang beredar di tanah air memang sangat beragam. Akan lebih baik jika anda mempelajari perusahaan asuransi sebelum membeli produk asuransi. Alasannya? Tentu saja demi keamanan investasi anda. Anda juga bisa membaca komentar komentar seputar asuransi yang ingin anda beli beserta perusahaannya. Adakah komentar negatif tentang perusahaan tersebut seperti klaim yang sulit atau ketidaksesuaian jaminan dengan polis serta berbagai macam masalah yang lain.

Baca Juga : Cari Produk Asuransi Dana Pensiun Terbaik?

Selama perusahaan tersebut memiliki track record yang baik atau memiliki kredibilitas yang baik terutama dalam melayani kliennya, maka anda bisa mempertimbangkan untuk membeli produk asuransi di perusahaan tersebut. Jangan terpengaruh iming iming seperti tambahan rider yang terlalu berlebihan, tetap cari kredibilitas perusahaan tersebut jika tidak, sebaiknya anda mengurungkan niat anda.

4. Membeli Asuransi Diluar Kebutuhan

Hal ini bukanlah sebuah investasi melainkan sebuah pemborosan untuk dana finansial anda. Mengapa demikian? Karena asuransi akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat hanya saat anda membutuhkannya. Jika anda tidak mengalami kondisi yang dijamin oleh asuransi, maka asuransi tersebut akan sia sia. Seperti membeli produk asuransi kecelakaan untuk karyawan. Apabila anda termasuk karyawan yang jarang atau memiliki kemungkinan kecil untuk mengalami sebuah kecelakaan, maka sebaiknya anda juga mengurungkan niat anda disini.

5. Membeli Asuransi Dengan Premi Mahal

Selanjutnya sebelum membeli produk asuransi adalah membeli asuransi dengan harga atau premi yang mahal. Hal ini mungkin akan menjadi manfaat yang sangat berlebih untuk anda. Namun, apa jadinya bila dalam membayar premi tersebut anda malah kesulitan bahkan tersendat sendat. Masalah ini merupakan masalah bagi finansial anda.

Pilihlah asuransi yang sesuai dengan kemampuan finansial anda dan jika memang anda membutuhkan banyak, setidaknya pilihlah salah satu produk yang menjadi prioritas utama. Seperti untuk anda yang sudah berusia mendekati masa pensiun akan lebih baik jika sebelumnya mengutamakan asuransi dana karyawan dan kesehatan. Dengan hal ini, maka anda tidak akan menyia-nyiakan pemasukan anda sehingga penting untuk membeli produk asuransi sesuai dengan kemampuan finansial.

RelatedPost

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *