Memiliki asuransi adalah salah satu cara untuk mempersiapkan diri atau keluarga dari kejadian yang mungkin akan terjadi dan menimbulkan kerugian yang begitu besar. Namun, tidak semua asuransi mampu memberikan cover atau perlindungan yang sesuai dan sempurna karena berbagai faktor. Dan beberapa faktor tersebut mungkin membuat anda berpikir untuk mengentikan asuransi. Lalu apa saja 4 faktor untuk berhenti berasuransi tersebut? Berikut ulasannya.

1. Asuransi Lain Yang Sejenis

Faktor untuk berhenti berasuransi yang pertama adalah ketika anda memiliki dua jenis asuransi yang sejenis. Dua jenis asuransi yang sejenis ini terlihat menguntungkan apabila melihat pada dua pundi uang yang akan membayarkan klaim anda. Namun sebenarnya itu bukanlah keuntungan. Memiliki dua jenis asuransi yang serupa berarti anda harus membayar dua premi yang berbeda yang mana jelas akan sangat boros untuk pengeluaran.

2. Asuransi Terlalu Mahal

Seperti yang pernah dibahas sebelumnya jika asuransi yang mahal tidak bisa ditentukan tingkatan kemahalannya dari pendapatan yang anda peroleh setiap bulannya. Apabila anda tidak merasa kerepotan dalam membayar premi asuransi tersebut, maka faktor untuk berhenti berasuransi poin dua ini tidak akan berlakuk untuk anda.

Poin kedua ini akan berlaku apabila hampir semua kebutuhan anda terpenuhi namun anda masih merasa sangat kesulitan untuk membayar premi asuransi. Maka ini akan menjadi faktor untuk berhenti berasuransi yang tepat. Pasalnya, sama seperti tujuan awal berasuransi adalah mendapatkan perlindungan yang tidak membebani anda, tentunya anda akan memilih untuk segara berhenti

Baca juga : Alasan Pekerja Proyek Perlu Asuransi

3. Perusahaan Asuransi Yang Mencurigakan

Di posisi ke tiga ada perusahaan yang menunjukkan gelagat atau tanda-tanda mencurigakan seperti menawarkan sesuatu yang tidak anda butuhkan sebelumnya. jika kredibilitas perusahaan asuransi anda tidak dapat dibuktikan baik maka anda bisa dengan sesegera mungkin untuk mencabut investasi anda di peruahaan asuransi itu sebagai faktor untuk berhenti berasuransi.

Alasan yang semakin mendesak dan menjadi faktor untuk berhenti berasuransi ada juga karena proses klaim yang ditolak mentah-mentah oleh pihak perusahaan asuransi tempat anda memiliki polis asuransi tersebut meskipun anda telah memenuhi persyaratan yang ada. Kesalahan dalam klaim itu terkadang dapat ditolerir dan terkadang juga sama sekali tidak.

4. Memilih Asuransi Lainnya

Layaknya penjualan produk produk makanan dan minuman, terkadang membuat kita akan memilih produk yang lain karena adanya berbagai tawaran menarik yang bisa anda miliki. Tentu saja godaan tersebut juga berlaku pada asuransi yang mana umum bagi perusahan yang satu dengan yang lainnya.

Hal ini bisa menjadi salah satu faktor untuk berhenti berasuransi karena manfaat yang diberikan oleh asuransi yang dimiliki masih kalah jauh dengan asuransi yang ditawarkan maka bisa saja asuransi lama akan ditinggalkan dan asuransi baru akan diperlukan untuk memenuhi ekpetasi dan juga target.

Itulah ke 4 faktor untuk berhenti berasuransi yang seringkali bahkan sudah menjadi hal yang umum yang bisa menjadi penyebab untuk anda berhenti maupun tetap melanjutkan hal hal yang mungkin mengejutkan untuk anda. Semoga artikel ini membantu dan mampu memberi wawasan untuk anda seputar asuransi yang mungkin anda jarang temui.

Apakah anda tertarik untuk menukar asuransi yang anda miliki dengan asuransi yang lainnya? jika memang iya, segera lakukan proses penutupan dari asuransi anda. jika iya segera pelajari kembali polis asuransi yang anda miliki.

Related Post

Written by 

One thought on “4 Faktor Untuk Berhenti Berasuransi Sesegera Mungkin”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *