Berasuransi dijadikan sebagai investasi atau memang lebih diutamakan untuk perlindungan. Perlindungan tersebut bisa berupa perlindungan terhadap diri sendiri maupun perlindungan terhadap kerugian finansial. Namun sayangnya tidak semua perusahaan pemberi jasa asuransi bisa dipercaya sebagai partner dalam perlindungan diri anda. Berikut ini ada beberapa ciri asuransi yang buruk sebagai perlindungan finansial.

Kurang Meyakinkan

Yang pertama dari asuransi yang buruk sebagai perlindungan finansial adalah klausul yang kurang meyakinkan. Dalam hal ini bisa terdapat kata kata yang bias atau tidak dijelaskan secara rinci. Jika demikian maka sebaiknya anda meninggalkan produk asuransi seperti ini. Alasannya hal ini bisa berakibat buruk saat nanti anda membutuhkan untuk melakukan proses klaim.

Asuransi yang buruk sebagai perlindungan finansial tidak memberikan persepsi yang sama yang dijelaskan dalam klausul yang tercantum. Jika bermasalah, maka klaim anda bisa ditolak. Perhatikan klausul yang akan anda sepakati dengan perusahaan asuransi. Sebelum melakukan proses klaim, akan lebih baik jika anda membaca lagi klausul yang telah anda dapatkan sehingga anda yakin dalam langkah klaim anda.

Premi Tinggi Tidak Sebanding Dengan Benefit

Asuransi yang buruk sebagai perlindungan finansial adalah asuransi dengan premi yang tinggi namun memberikan benefit yang tidak sebanding. Apa yang dimaksud sebanding atau tidak sebanding bisa anda bandingkan dengan produk asuransi lainnya. Jika premi yang tinggi namun hanya memberikan cakupan perlindungan yang sangat terbatas menurut anda maka anda bisa mempertimbangkan untuk menghentikan asuransi anda.

Premi yang tinggi sebenarnya tidak menjadi masalah apabila benefit yang ditawarkan pun tentunya ekslusif atau memiliki kelebihan berbeda yang ditawarkan. Namun apabila kembali premi tersebut tidak memberikan hasila atau benefit pada diri pemegang asuransi maka premi dengan harga yang tinggi tersebut hanyalah akan menjadi asuransi yang buruk untuk perlindungan finansial bahkan menjadi beban finansial.

Manfaat Dalam Klausul Sedikit

Selanjutnya untuk asuransi yang buruk bagi perlindungan finansial anda adalah asuransi yang memberikan sedikit manfaat. Meskipun memiliki harga yang terjangkau, namun jika manfaat yang diberikan sangatlah terbatas atau sangat sedikit maka sebenarnya anda tidak akan mendapatkan apa apa. Misalkan untuk biaya kecelakaan hanya akan membiayai 25% dari biaya pengobatan, hal itu berarti anda tetap mengeluarkan biaya sendiri dan sebenarnya anda tidak memiliki perlindungan finansial sama sekali.

Tidak mudah namun juga tidak sulit untuk memperoleh produk asuransi yang benar benar akan melindungi anda dari kerugian finansial di masa depan. Hanya saja asuransi yang buruk untuk perlindungan finansial penggunanya biasanya mengincar mereka yang kurang memahamil klausul dalam kerja sama. Oleh karena itu, pilihlah produk asuransi yang sesuai dengan kemampuan pendapatan anda dan tentunya murah bukan selalu berarti baik apabila hasilnya pun kurang baik.

Cakupan Jaminan Kecil

Asuransi yang buruk untuk perlindungan finansial juga terlihat dalam cakupan jaminan yang kecil dan sebenarnya tidak cukup baik untuk dimiliki. Cakupan jaminan yang kecil biasanya ada dalam bentuk rider atau asuransi tambahan. Namun jika anda memiliki rider tanpa memiliki asuransi utamanya maka sesungguhnya anda tidak memiliki perlindungan finansial yang kuat untuk melindungi anda.

Baca Juga : Tips Agar Premi Asuransi Karyawan Tidak Membebani Finansial Anda

Alasan mengapa penggunaan asuransi tambahan adalah asuransi yang buruk untuk perlindungan finansial adalah karena asuransi tambahan atau rider hanya digunakan untuk memperluas cakupan jaminan namun tidak akan memberi manfaat sebesar asuransi utamanya.

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *