Asuransi dikatakan sebagai salah satu bentuk investasi. Jika asuransi adalah investasi, yang diharapkan tentu saja asuransi akan memberikan manfaat atau memberikan keuntungan bagi pemilik asuransi tersebut. Oleh karena itu, melalui asuransi anda harus mendapatkan manfaat dan jangan sampai tidak mendapatkan manfaat sama sekali apalagi mengalami kerugian atas asuransi tersebut. Lalu bagaimana mengukur benefit dari sebuah asuransi karyawan? Apakah menguntungkan atau tidak? Apakah perlu anda lanjutkan atau tidak akan ditentukan oleh faktor faktor yang menguntungkan bagi anda.

Cakupan Jaminan

Cakupan jaminan menjadi salah satu faktor benefit dari sebuah asuransi karyawan. Bagaimana asuransi itu bisa mencakup kemungkinan kerugian yang bisa menimpa anda adalah faktor penting apakah anda bisa melakukan klaim atau tidak. Dalam hal ini jika jaminan terlalu terperinci atau mendetail itu bisa diartikan bahwa jaminan yang dicakup oleh asuransi tersebut sangat kecil.

Jika cakupan jaminan asuransi tersebut kecil itu berarti kemungkinan anda akan sulit untuk melakukan klaim. Contohnya adalah asuransi kesehatan khusus untuk ornyakit penyakit berat seperti penyakit jantung atau kanker. Maka ketika anda terkena pentakit seperti asma atau tipes, maka anda tidak bisa melakukan klaim. Asuransi tersebut akan tepat bagi mereka yang sudah memiliki resiko penyakit tersebut.

Agar anda bisa mendapatkan benefit dari sebuah asuransi karyawan, maka sebaiknya anda memilih asuransi yang anda butuhkan. Hal kedua yang bisa anda lakukan selanjutnya adalah dengan menambahkan rider atau asuransi tambahan yang berfungsi untuk memperluas cakupan jaminan asuransi tersebut.

Pembiayaan

Pembiayaan juga menjadi salah satu faktor benefit dari sebuah asuransi karyawan. Apakah asuransi akan menanggung seluruh pembiayaan dari kerugian yang anda alami. Jesepakatan itubharus anda pahami sebelum anda melakukan kontrak dengan pihak asuransi. Dengan demikian anda bisa memperhitungkan keuntungan yang bisa anda dapatkan serta dapat melakukan proses klaim dengan mudah.

Kemudahan Premi

Premi adalah faktor benefit dari sebuah asuransi karyawan selanjutnya. Jika premi yang dibayarkan terbilang ringan untuk pengeluaran anda dengan cakupan jaminan dan pembiayaan klaim asuransi yang sesuai maka anda mendapatkan sebuat keuntungan. Oleh karena itu, pertimbangkan kembali jumlah premi yang harus anda bayarkan terhadap pihak asuransi. Apakah pembiayaan premi tersebut akan memberatkan finansial anda atau tidak sama sekali.

Kemudahan dalam hal pembayaran premi yang menjadi benefit dari sebuah asuransi karyawan adalah dalam periode pembayaran. Periode pembayaran yang tidak terlalu pendek bisa meringangkan biaya pengeluaran anda sehingga lebih ringan.

Kemudahan Klaim

Kemudahan klaim menjadi salah satu benefit dari sebuah asuransi karyawan. Bagaiaman bisa? Karena klaim datang diwaktu yang mendesak dan juga tiba tiba seperti asuransi kecelakaan. Saat terjadi kecelakaan kerja maka anda harus segera melakukan klaim terhadap asuransi yang anda miliki. Jika pihak asuransi memberikan persyaratan yang menurut anda sulit untuk dipenuhi maka bisa dikatakan bahwa asuransi tersebut kurang benefit atau kurang menguntungkan untuk anda.

Baca Juga : Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Hal itu bisa berakibat buruk bagi pihak yang benar benar melakukan klaim tersebut. Yang kedua adalah oencairan dari klaim tersebut, apakah membutuhkan waktu yang lama atau tidak. Jika iya maka bisa mempertimbangkan untuk melanjutkan produk asuransi anda atau tidak.

Benefit dari sebuah asuransi karyawan dalam hal kemudahan klaim ini sangat bermanfaat dalam hal kebutuhan berdasarkan waktu termasuk pencairan dana yang dibutuhkan. Dengan demikian pemilik asuransi akan merasakan manfaatnya secara tepat dan cepat tanpa menunggu waktu yang terlalu lama.