Sebagai seorang karyawan anda pastinya akan ditawarkan untuk memiliki atau membeli sebuah asuransi yang akan menjamin anda selama bekerja di perusahaan tersebut. Anda tentu saja akan menerimanya karena terkadang selain asuransi tersebut itu wajib atau bisa juga karena memmang anda membutuhkannya. Namun apabila anda memang membutuhkan asuransi tersebut, anda bisa membeli atau memiliki asuransi pribadi bukan dari perusahaan. Ada beberapa alasan khusus yang akan mendukung anda untuk mengajukan asuransi pribadi. nah apa saja alasannya? Mari kita simak ulasannya yang mungkin akan memberikan anda masukan atau rekomendasi.

Tidak Selalu Ada Jaminan Dari Perusahaan

Alasan yang pertama untuk anda memiliki asuransi pribadi adalah tidak selalu ada jaminan dari perusahaan untuk memberikan asuransi kesehatan, jiwa atau produk asuransi berupa jaminan lainnya apabila anda sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut. Tidak lagi bekerja bisa terjadi karena pemutusan hubungan kerja, pensiun atau anda yang mungkin malah memilih resign. Asuransi yang diberikan oleh perusahaan anda kemungkinan besar tidak akan menjamin anda.

Berbeda dengan asuransi dari perusahaan, asuransi pribadi akan mengikuti kemana saja anda berada. Baik anda masih bekerja atau sudah pensiun tidak akan menjadi masalah untuk proses klaim selama kemalangan tersebut masih tercakup dalam klaim. Hal itu yang menjadi alasan mengapa sebaiknya anda juga memiliki asuransi pribadi disamping asuransi karyawan.

Plafond Kecil

Alasan yang kedua mengapa anda harus memiliki asuransi pribadi adalaha karena urusan plafond. Besar kecilnya plafond ini sangat penting dalam mempertimbangkan sebuah asuransi apakah layak untuk anda atau tidak. Jika plafond yang diberikan besar, maka aka nada kemungkinan biaya kerugian finansial yang terjadi akan banyak berkurang atau bahkan tidak berbayar sama sekali. Namun sebaliknya, jika plafond yang ditawarkan kecil maka pergantian kerugian finansial yang diterima juga hanya berdampak kecil apabila biaya yang dikeluarkan cukup besar.

Oleh karena itu, sebelum anda memutuskan untuk memiliki asuransi pribadi tambahan, sebaiknya anda memilih apakah hal tersebut akan membantu anda atau malah akan merugikan anda nantinya sehingga anda bisa mengandalkan asuransi dari perusahaan atau asuransi karyawan saja. Jikalau anda memang benar benar membutuhkannya karena anda bekerja di tempat yang sedikit sulit untuk melakukan proses klaim, sulit untik menemukan titik tengah, maka anda bisa meminta bantuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan membeli sebuah produk asuransi pribadi.

Baca juga: Bagaimana Menilai Asuransi Karyawan

Jangka Waktu Perlindungan

Sebagian besar asuransi karyawan hanya memberikan jaminan perlindungannya hanya hingga karyawan atau pemilik nasabah asuransi tersebut telah memasuki usia senja. Dengan demikian, memiliki asuransi pribadi di usia yang sudah berumur akan menghadapi harga premi yang lebih mahal daripada yang dihadapi oleh mereka yang telah bergabung lebih lama. Meskipun demikian, tidak semua asuransi memiliki batas waktu jaminan untuk asuransi dana pensiun karyawan dan lainnya yang dianggap masih bisa diperhatikan.

Hal ini tidak akan terjadi pada mereka yang memiliki asuransi pribadi dimana semua kejadian yang mungkin akan terjadi dijamin dengan cakupan dari polis yang ada. Oleh karena itu jangka waktu adalah salah satu yang penting dari sebuah kesepakatan.

Nah itulah beberapa hal yang bisa memberikan saran untuk anda yang mungkin berkeinginan untuk memiliki asuransi pribadi. nah untuk keterangan lainnya seputar asuransi pribadi bisa anda peroleh di perusahaah perusahaan asuransi tempat anda ingin mengajukan dana investasi di masa depan.

Related Post

Written by 

2 thoughts on “Alasan Untuk Memiliki Asuransi Pribadi Bukan Dari Perusahaan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *