Memilih asuransi memang tidak bisa dipaksakan. Ada beberapa orang yang menarik diri dari keikutsertaannya dalam berasuransi. Bahkan dari asuransi karyawan yang diberikan oleh perusahaan tempat seseorang itu bekerja. Nah, mereka yang menolak umumnya memiliki alasan tertentu seperti di bawah ini. Oleh karena itulah, tidak ada salahnya jika kita membantu mereka untuk mencoba berinvestasi melalui asuransi. Berikut beberapa alasan umum seseorang menolak asuransi.

Belum Memahami Tujuan dan Fungsi Asuransi

Alasan umum seseorang menolak asuransi yang pertama adalah karena mereka belum memahami tujuan dan fungsi asuransi. Mereka berpikir bahwa dengan memiliki asuransi kita mempertaruhkan nyawa seseorang agar bisa mendapatkan uang. Padahal kenyataannya bukanlah demikian. Kenyataannya, tujuan dari asuransi adalah melindungi seseorang dari pengeluaran tiba tiba yang bisa saja memiliki jumlah tidak sedikit. Seperti contohnya adalah biaya perawatan dan pengobatan di rumah sakit. Dan untuk melindungi, terdapat banyak jenis asuransi yang tersedia.

Jika karena alasan umum seseorang menolak asuransi tersebut, makaseseorang tersebut belum mengetahui bahwa kehilangan tulang punggung keluarga bisa berakibat pada kesejahteraan keuarga yang ditinggalkan. Dengan memiliki jaminan asuransi jiwa bagi tulang punggung keluarga, ada rasa aman yang diperoleh sehingga keluarga tetap mampu menjaga kesejahteraannya meski tanpa keberadaan tulang punggung keluarga.

Baca juga Mengapa Sebaiknya Mengandalkan Asuransi

Belum Mengenal Manfaatnya Sebagai Investasi

Yang kedua yang menjadi alasan umum seseorang menolak asuransi adalah karena mereka belum mengenal manfaatnya sebagai investasi. Tidak semua asuransi hanya memberikan dana atau bantuan ketika karena terjadi masalah saja yang dilakukan melalui klaim. Ada juga manfaat investasi dari asuransi seperti asuransi dana pensiun yang sebaiknya dimiliki oleh karyawan yang sudah mendekati masa pensiun. Asuransi jenis ini akan memberikan nilai lebih dari premi yang disetorkan dlaam waktu periode tertentu dan ketika masa pensiun nanti, dana tersebut akan kembali dengan nilai lebih.

Hal yang menjadi alasan umum seseorang menolak asuransi juga karena seseorang itu terlalu mengandalkan tabungannya. Padahal tabungan tidaklah selalu menjadi sebuah investasi yang baik untuk diandalkan di masa depan. Alasannya adalah karena dana yang disimpan tidak akan berkembang banyak kecuali memang diperuntukan sebagai simpanan deposito dengan bunga yang lebih besar.

Baca juga Mengandalkan Asuransi Bermanfaat Di Masa Sekarang Ini? Jawabannya Tak Hanya Satu

Mitos Buruk Asuransi

Beberapa alasan umum seseorang menolak asuransi juga berasal dari mitos butuk tentang asuransi seperti asuransi hanyalah menghabis habiskan uang saja. Hal itu mungkin benar ketika anda tidak melakukan perhitungan untuk rugi dari investasi anda dan itu tidak hanya terjadi pada asuransi saja melainkan juga terjadi pada hal hal lainnya.

Ketika anda benar benar memilih asuransi yang sesuai dengan kemampuan finansial anda untuk membayar premi setiap bulannya dan juga memilih asuransi sesuai dengan apa yang anda butuhkan, maka tidak akan pernah anda mengalami mitos bahwa asuransi hanya menyerahkan uang saja kepada pihak asuransi. Oelh karena itulah alasan umum seseorang menolak asuransi ini tidaklah benar dan ada jalan yang baik untuk mengatasinya.

Mengenal Contoh Buruk

Hal yang menjadi alasan umum seseorang menolak asuransi adalah karena mereka terlebih dahulu mendapatkan contoh kasus yang buruk seperti penolakan klaim, asuransi tidak mau membayarkan biaya rumah sakit dan sebagainya. Hanya saja untuk hal tersebut anda harus benar benar memahami asuransi tersebut seperti polisnya, dan berbagai hal lain yang terhubung dengan penolakan klaim asuransi. Padahal kasus kasus tersebut setiap tahunnya bisa dihitung dengan jari tangan dan tidak lebih dari mereka yang benar merasakan manfaatnya.

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *