Asuransi adalah salah satu bentuk investasi yang sudah banyak dilakukan di negara negara maju. Orang orang di negara negara maju cenderung meletakkan uang mereka ke tempat yang bisa mereka ambil keuntungannya. Meskipun mereka juga menabung untuk menyimoan uang mereka. Asuransi dipilih karena berbagai alasan yang menguntungkan mulai dari jaminan hingga investasi di hari tua yang dipersiapkan sejak dini.

Investasi dengan menggunakan asuransi juga dikatakan lebih minim kerugian karena manfaatnya akan dirasakan ketika kita butuhkan setiap saat. Namun orang orang di negara berkembang belum terlalu banyak yang mengandalkan asuransi sebagai bentuk investasi. Nah alasan alasan tersebut umum mengapa karyawan belum berasuransi adalah sebagai berikut.

Merasa Pendapatan Masih Kurang

Alasan karyawan belum berasuransi yang oertama adalah merasa bahwa pendapatan masih kurang dan mereka harus membayar asuransi. Padahal premi asuransi yang dibayarkan adalah tabungan untuk mereka sendiri. Selain tentunya bahwa asuransi akan menjamin kemalangan yang bisa saja akan merugikan karyawan seperti mengeluarkan dana lebih banyak. Jadi alasan bahwa pendapatan masih kurang mencukupi sebenarnya bukanlah alasan untuk mempertimbangkan rencana kedepannya seperti jaminan jaminan keselamatan.

Belum Tertarik Berinvestasi

Alasan kedua karyawan belum berasuransi adalah belum tertarik untuk berinvestasi. Mereka masih mengandalkan tabungan sebagai sarana untuk menunjang kehidupan mereka. Padahal asuransi, sebagai salah satu bentuk investasi, memberikan manfaat baik berupa produk pelayanan kesehatan apabila sakit hingga jaminan jika terjadi kecelakaan kerja yang sudah pasti akan mempengaruhi finansial dari dana tabungan karyawan.

Merasa Tidak Membutuhkan Asuransi

Selanjutnya dari alasan karyawan belum berasuransi adalah merasa tidak membutuhkan asuransi. Hal ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya yang mungkin masih mengandalkan dana tabungan untuk kebutuhan. Alasan tersebut diperkuat jika karyawan merasa masih muda dan belum membutuhkan asuransi kesehatan. Padahal kemalangan karena gangguan kesehatan tersebut tidak selalu menyerang karyawan yang berumur saja.

Memilih Untuk Menabung Secara Konvensional

Menabung secara konvensional memang tidak ada salahnya. Setiap orang berhak mempersiapkan ketahanan finansialnya dengan berbagai cara. Namun pandangan terhadap asuransi sering disalah artikan sebagai pengeluaran. Padahal pembayaran premi asuransi ini juga termasuk anda menabung yang dimana dana anda tersebut dikembangkan melalui perusahaan asuransi sehingga anda memperoleh manfaat melalui keuntungan tersebut.

Baru Mulai Bekerja

Baru memulai pekerjaan memang menjadi alasan karyawan belum berasuransi yang paling sering ditemukan. Asuransi memiliki banyak produk mulai dari kesehatan, kecelakaan kerja terutama bagi karyawan, serta hingga asuransi kendaraaan. Bagi anda yang baru saja bekerja menjadi seorang karyawan akan lebih baik memiliki asuransi dasar seperti kecelakaan hingga kesehatan. Alasannya? Tentu saja menjamin anda selama bekerja di perusahaan tersebut dari kemalangan kemalangan yang mungkin akan terjadi di kemudian hari.

Baca Juga : Asuransi di Usia Muda? Mengapa Tidak?

Perusahaan Tidak Menawarkan

Alasan yang juga menjadi alasan karyawan belum berasuransi adalah bahwa perusahaan belum atau tidak menawarkan. Perusahaan wajib menawarkan asuransi berupa jaminan keselamatan kerja meskipun hanya dari pemerintah. Namun akan lebih baik juga jika karyawan memiliki asuransi lain dari pihak swasta yang bisa merupakan hasil kerjasama dengan perusahaan anda atau memang anda secara mandiri dan kolektif mengajukan asuransi pada pihak penyedia jasa asuransi karyawan. Dengan demikian, segala kemalangan yang mungkin akan terjadi di kemudian hari dapat dikurangi dampaknya karena adanya jaminan dari pihak asuransi yang siap membantu anda.

 

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *