Asuransi mulai banyak diminati di masa sekarang, selain karena diandalkan sebagai perlindungan untuk finansial keluarga, asuransi juga diandalkan sebagai salah satu bentuk investasi di masa depan. Namun, meskipun demikian, masih banyak yang memandang negatif produk asuransi terutama asuransi karyawan yang diberikan di perusahaan. Nah berikut ini ada 6 mitos asuransi karyawan yang sebaiknya tidak anda dengarkan karena terbukti salah. Mari kita pahami setiap mitosnya dan pahami apa yang sebenarnya diberikan oleh pihak

6. Seperti Dipaksakan Perusahaan

Mitos asuransi karyawan yang pertama adalah bahwa asuransi karyawan dipaksakan oleh perusahaan. Faktanya asuransi karyawan ini diberikan untuk menjamin mulai dari keselamatan hingga kesejahteraan. Memang asuransi ini juga berfungsi untuk melindungi perusahaan juga dari kerugian seperti ketidakefektifitas perusahaan. Namun hal ini juga bersumber dari kejadian yang mungkin akan menimpa karyawan sehingga perusahaan kehilangan efektifitas perusahaannya.

5. Karyawan Muda Tidak Butuh Asuransi

Mitos asuransi karyawan yang kedua yang sering menghilangkan niat untuk berasuransi adalah karyawan muda tidak butuh atau belum butuh asuransi. Padahal asuransi ini adalah sbeuah bentuk investasi, jika investasi dilakukan sedari awal maka jelas hasilnya pun bisa diperoleh sedari awal pula. Apalagi lebutuhan saat masih melajang tentunya lebih sedikit dibandingkan ketika sudah berkeluarga sehingga karyawan muda bisa lebih banyak menabung untuk masa depannya.

4. Asuransi Karyawan Akan Mengurangi Pendapatan

Mitos asuransi karyawan selanjutnya adalah bahwa premi yang dibayarkan akan membebani pendapatan. Sebenarnya pembayaran premi yang kita lakukan sama halnya dengan proses menabung hanya saja untuk asuransi kita menginvestasikannya untuk keunungan tertentu. Jadi anggapan bahwa pembayaran premi akan membebani pendapatan adalah salah, tinggal bagaimana kita memilih asuransi mana yang tepat dan bermanfaat untuk kita nantinya kelak. Jadi secara sederhana bisa kita pahami bahwa kita tidak akan kehilangan dana yang kita bayarkan melainkan akan menjadi sebuah manfaat atau benefit yang akan kembali pada kita lagi.

3. Asuransi Harganya Mahal

Mitos asuransi karyawan bahwa harganya cukup mahal dan akan membebani adalah salah. Apa yang anda bayarkan tidak akan hilang melainkan akan anda nikmati kelak yang merupakan benefit dari asuransi. Bahkan apa yang menjadi benefit itu akan kembali berkali kali lipat pada anda meskipun tidak selalu dalam rupa uang melainkan pelayanan, jaminan kesehatan dan lain lainnya.

2. Tunjangan Saja Sudah Cukup

Untuk mitos asuransi karyawan selanjutnya bahwa tunjangan dari kantor atau perusahaan saja sudah cukup itu bergantung dari persepsi anda. Jika anda memiliki persepsi bahwa asuransi adalah sebuah kesempatan untuk berinvestasi, maka hal tersebut sedikit saja hubungannya dengan pendapatan melalui tunjangan. Dengan berinvestasi anda berencana untuk mendapatkan keuntungan lebih, oleh karena itu entah ada atau tidak adanya tunjangan tidak merubah keinginan untuk mendapatkan keuntungan dari investasi.

Baca Juga : Bagaimana Asuransi Karyawan Melindungi Masa Depan Anda?

1. Hanya Karyawan Laki Laki Saja Yang Butuh Asuransi

Mitos asuransi karyawan selanjutnya adalah bahwa asuransi karyawan hanya ditujukan atau hanya menguntungkan bagi karyawan laki laki saja. Hal ini adalah salah besar. Pada karyawan perempuan, asuransi karyawan seperti asuransi kesehatan memiliki manfaat yang lebih besar yakni jaminan saat melahirkan. Hal ini jelas akan meringankan beban ketika masa kehamilan hingga usai melahirkan dengan pembiayaan dari asuransi kesehatan tersebut. Jadi apakah masih berpikiran bahwa asuransi karyawan hanya untuk kaum laki laki saja?

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *