Berasuransi memang bisa dijadikan investasi yang menguntungkan. Tidak heran mulai banyak yang ingin mencoba untuk merasakan manfaat dari asuransi ini. Alhasil banyak produk asuransi ditawarkan mulai dari asuransi primer seperti kesehatan, karyawan, jiwa dan lain lain hingga asuransi sekunder seperti asuransi kenyamanan dalam perjalanan hingga asuransi gadget.

Namun, jangan kira semua asuranis tersebut bisa menguntungkan anda dikemudian hari. Karena faktanya ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadi sumber mengapa anda malah rugi setelah berinvestasi dalam asuransi. Nah berikut ini ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari sebelum berasuransi.

1. Premi Tinggi

Asuransi dengan premi yang tinggi memang tidak menjadi hal yang buruk. Namun, buat anda yang masih memerlukan simpanan finansial yang harus disesuaikan dengan pendapatan anda, maka sebaiknya anda tidak memilih asuransi dengan premi yang tinggi. Mungkin, secara manfaaat memang hal yang akan diberikan atau didapatkan sesuai dan memiliki berbagai macam keuntungan yang menggiurkan.

Namun apa gunanya jika pembayaran prmei tersebut malah membebani pengeluaran anda nantinya? Oleh karena itu pilihlah premi asuransi yang sesuai dengan kemampuan finansial anda. Premi yang terlalu berat untuk anda bayar menjadi hal yang sebaiknya dihindari sebelum berasuransi dan tidak direkomendasikan bagi yang memiliki pendapatan yang kurang stabil.

2. Cakupan Jaminan Tidak Jelas

Baca benae benar polis atau policy dari asuransi yamg hendak anda beli. Tanyakan setiap detailnya dan mintalah beberapa contih kasus agar anda benar benar mengerti apa yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi ketika terjadi sebuah kemalangan atau kejadian yang mengharuskan anda untuk melakukan proses klaim. Polis asuransi yang kurang jelas atau tidak jelas dalam bentuk tertulis menajdi salah satu hal yang sebaiknya dihindari sebelum berasuransi. Jangan sampai hal itu akan menyulitkan anda nanti saat akan melakukan proses klaim.

3. Cakupan Jaminan Tidak Sesuai, Terlalu Kecil atau Kurang

Setelah memperoleh polis yang jelas dan anda mendapatkan informasi mengenai produi asuransi maka pertimbangkan lagi dengan aoa yang akan anda beli. Apakah polis yang ditawarkan tersebut benar benar menjamin kebutuhan anda nantinya.

Baca Juga : Pilihan Investasi Tepat Pada Asuransi Dana Pensiun

Misal anda merupakan seorang pekerja kantoran dan anda ingin mendapatkan asuransi kesehatan. Apakah dalam polis asuransi tersebut ada pengecualian untuk penyakit penyakit berat seperti penyakit jantung dan lain lainnya? Jika iya adakah rider yang bisa memberikan cakupan perlindungan tambahan? Pertimbangkan dengan baik atau sebaiknya hal ini menjadi hal yang sebaiknya dihindari sebelum berasuransi.

4. Punya Banyak Asuransi Serupa

Salah satu hal yang sebaiknya dihindari sebelum berasuransi adalah memiliki banyak asuransi serupa. Mungkin bagi beberapa orang hal itu berarti berinvestasi lebih banyak. Namun sebenarnya hal itu adalah sebuah kerugian mengingat pelayanan seperti yang diberikan asuransi kesehatan akan lebih baik jika diterima oelh salah satu penyedia saja. Akan lebih baik jika anda menambahkan rider atau asuransi tambahan yang memberikan perlindungan atau jaminan tambahan yang akan melindungi anda dari kerugian yang mungkin terjadi.

5. Track Record Pelayanan Jasa Asuransi Buruk

Hal yang sebaiknya dihindari saat berasuransi adalah perusahaan asuransi yang tidak memiliki track record yang baik seperti dalam pelayanan dalam proses klaim serta yang lain lainnya. Investasi pada asuransi merupakan investasi dalam jangka waktu yang panjang. Jangan sampai terjadi suatu hal yang nanti akan merugikan anda dan investasi anda.