Ada suatu kondisi tertentu dimana anda harus memutuskan untuk berganti asuransi karyawan. Alasan tersebut ada yang berdasarkan karena faktor internal seperti dalam kondisi karyawan tersebut, namun juga ada dari faktor eksternal yakni merupakan akibat dari suatu kejadian diluar kemampuan atau keinginan karyawan tersebut. Nah berikut ini adalah 5 alasan berganti asuransi karyawan yang mungkin bisa menjadi referensi anda dalam memilih asuransi.

1. Pindah Perusahaan

Yang pertama adalah karena faktor eksternal seperti pindah perusahaan. Alasan berganti asuransi karyawan kali ini tidak bisa selalu terjadi jika memang perusahaan asuransi yang ada di tempat kerja baru karyawan tersebut adalah sama. Namun apabila perusahaan tersebut memiliki asuransi yang berbeda bagi karyawannya, akan lebih baik jika anda menyelesaikan urusan baik hak atau kewajiban anda terhadap perusahaan asuransi anda di perusahaan lama anda. Dengan demikian anda tidak memiliki beban tanggungan yang mungkin akan menjadi masalah di masa depan.

2. Biaya Premi Terlalu Tinggi

Salah satu alasan berganti asuransi karyawan yang berasal dari faktor internal adalah biaya premi yang mungkin terlalu tinggi. Jika perusahaan asuransi tersebut diadakan dalam perusahaan secara mandiri maka anda bisa mendiskusikannya dengan anggota lainnya. Namun jika perusahaan asuransi tersebut terikat kontrak dengan perusahaan tempat anda bekerja, maka anda harus mencari jalan lain untuk menyelesaikan masalah premi yang terlalu tinggi tersebut.

3. Persyaratan Sulit Untuk DIpenuhi

Perpanjangan asuransi adalah salah satu masa dimana anda harus memutuskan untuk tetap bersama dengan perusahaan asuransi tersebut atau anda akan memilih penyedia jasa asuransi lainnya. Hal ini bisa berkaitan dengan poin kedua namun juga bisa juga karena persyaratan lainnya yang sulit untuk dipenuhi. Persyaratan tersebut seperti minimal keanggotaan bagi peserta asuransi. Jika perusahaan tempat anda bekerja kurang memiliki ketertarikan pada asuransi maka bisa berarti peserta asuransi tersebut akan mengecil. Hal itu bisa menjadi alasan berganti asuransi karyawan, missal dengan asuransi yang mengajukan syarat yang lebih mudah atau bahkan menggantinya dengan asuransi pribadi yang tidak memiliki syarat jumlah keanggotaan.

4. Pelayanan Kurang Memuaskan

Hal lainnya yang juga perlu diperhatikan saat akan membatalkan atau melanjutkan kerjasama dengan perusahaan asuransi adalah masalah pelayanan. Salah satu alasan berganti asuransi karyawan bisa juga karena pelayanan yang kurang memuaskan, atau kurang praktis seperti tidak memiliki kantor cabang. Hal seperti ketiadaan kantor cabang asuransi ini bisa berakibat pada sistem administrasi yang sulit bagi kedua belah pihak sehingga faktor efisiensi akan berkurang atau tidak berkualitas. Oleh karena itu bisa saja perusahaan atau karyawan memutuskan untuk berganti penyedia jasa asuransi kepada yang lebih memiliki efisiensi atau dengan pelayanan yang baik.

Baca Juga : 3 Tanda Kegagalan Berinvestasi Pada Asuransi, Segera Buat Rencana Baru!

5. Klaim Yang Sulit

Alasan yang terakhir ini mungkin jarang terjadi namun juga bukan berarti tidak terjadi. Hal ini sebenarnya juga termasuk kedalam pelayanan perusahaan asuransi terhadap kliennya yang merupakan karyawan. Proses klaim yang cenderung sulit bisa menjadi alasan berganti asuransi karyawan. Setiap orang yang melakukan investasi pasti menginginkan hasil dari investasinya. Apalagi dalam hal ini adalah investasi yang hasilnya akan sangat dibutuhkan disaat tertentu. Proses klaim yang sulit akan menjadi sebuah kerugian bagi perusahaan maupun karyawan yang mengandalkan perlindungan dari perusahaan asuransi sehingga perlu untuk dipertimbangkan kembali dalam perpanjangan kontrak atau perpanjangan jaminan asuransi di waktu selanjutnya.

Related Post

Written by 

One thought on “5 Alasan Berganti Asuransi Karyawan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *