Memiliki sebuah investasi tentunya juga tak lepas dari resiko yang mungkin akan terjadi. Hal ini juga tidak lepas pada resiko yang dibawa oleh asuransi yang dalam hal ini adalah asuransi karyawan. Setiap investasi memang membawa resiko, namun tidak semua membawa resiko yang sama besarnya.

Ada yang memiliki resiko yang kecil, ada juga yang memiliki resiko yang besar sehingga tidak dipilih atau tidak diandalkan. Investasi dalam bentuk karyawan sebenarnya memiliki resiko yang kecil akan suatu kerugian jika dibandingkan dengan investasi jenis lain. Berikut ini adalah beberapa contoh kekhawatiran pada asuransi karyawan yang sebenarnya tidak benar.

1. Asuransi Karyawan Hanya Mencari Untung

Kekhawatiran pada asuransi karyawan yang sebenarnya tidak benar adalah jika menganggap asuransi karyawan hanya mencari keuntungan dari anggotanya. Asuransi sebagai investasi sebenarnya memang mencari keuntungan, keuntungan tersebut didapatkan untuk kedua belah pihak. Baik pihak perusahaan pemberi layanan asuransi dan juga pemilik dari asuransi tersebut.

Keunungan yang didapatkan tentu saja berbeda. Untuk perusahaan asuransi tentu saja keuntungannya berupa dana finansial sebagai pendapatan, sedangkan untuk pemilik asuransi keuntungan yang didapat adalah beruoa jaminan perlindungan yang juga bisa kembali dalam bentuk dana finansial.

Jikalau ada pihak perusahaan asuransikaryawan yang bertindak hanya mencari keuntungan, itupun menjadi tugas pemilik asuransinya untuk menuntut haknya. Namun hal tesebut sangatlah jarang terjadi karena perusahaan asuransi karyawan juga diawasi secara hukum sheingga hal tersebut menjadi kekhawatiran pada asuransi karyawan yang sebenarnya tidak benar.

2. Tidak Mampu Membayar Premi

Salah satu kekhawatiran pada asuransi karyawan yang sebenarnya tidak benar adalah kekhawatiran tidak mampu membayar premi. Sebelum anda memutuskan untuk mengikuti asuransi, sudah kewajiban anda untuk menyesuaikan premi dengan pendapatan yang anda dapatkan atau miliki. Jika di kemudian hari anda merasakan pembayaran premi tersebut berat atau membebani maka anda harus memanajemen kembali keuangan anda. Keputusan ada di tangan anda. Banyak tersedia produk asuransi yang menawarkan jumlah serta periode pembayaran premi yang bervariasi. Dengan demikian hal tersebut semestinya akan lebih mudah untuk anda dalam urusan pembayaran.

Kekhawatiran pada asuransi karyawan yang sebenarnya tidak benar dalam hal premi sebenarnya juga karena karyawan tidak melihat seberapa banyak jaminan yang akan melindungi kerugian finansial yang bisa saja terjadi. Jika demikian, maka harga sebuah premi mungkin bukanlah hal yang seberapa.

3. Sulit Untuk Klaim

Kekhawatiran pada asuransi karyawan yang sebenarnya tidak benar adalah khawatir sulit untuk melakukan proses klaim. Sebelum anda mensetujui untuk membeli sebuah produk asuransi, kewajiban pertama yang perlu anda lakukan adalah memahami setiap kalusul serta peraturan yang ada. Segala hal yang terkait klaim harus anda pahami dan hal tersebut ada tertulis dalam kesepakatan.

Baca Juga : Keuntungan Membeli Asuransi Karyawan Dari Perusahaan Tempat Anda Bekerja

Seandainya seorang  karyawan sulit untuk melakukan klaim seperti pada kekhawatiran pada asuransi karyawan yang sebenarnya tidak benar, lihat kembali klausul yang telah karyawan sepakati dan juga lihat apa persyaratannya. Jika karyawan tidak memenuhi klausul atau persyaratan untuk mengajukan proses klaim, maka hal tersebut bukanlah kesulitan untuk proses klaim melainkan karyawan tersebut yang gagal untuk memenuhi kewajibannya.

Persyaratan tersebut ada buka untuk mempersulit proses klaim namun untuk melindungi baim dari perusahaan asuransi itu sendiri maupun anggota pemilik asuransi. Karena bis saja jika syarat oengajuan klaim terlalu mudah, mungkin akan terjadi klaim palsu yang akan merugikan perusahaan.

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *