Asuransi adalah salah satu bentuk investasi yang bisa bermanfaat untuk masa depan anda terutama untuk para karyawan yang bekerja. Namun sebagaimana sebuah investasi, asuransi juga bisa mengalami kegagalan sebagai sebuah investasi. Kegagalan ini bermacam macam mulai dari yang tidak merugikan sama sekali hingga sangat merugikan anda sebafai pemilik polis asuransi tersebut.

Nah berikut ini ada 4 hal atau 3 tanda kegagalan berinvestasi pada asuransi. Jika terjadi demikian, segera pertimbangkan untuk membeli produk asuransi baru atau meninggalkan produk asuransi lama ke perusahaan penyedia jasa asuransi yang baru. Namun fakfor tersebut juga bisa saja terdapat pada diri anda sehingga anda bisa mengupayakan untuk mempertimbangkan kepemilikan asuransi tersebut.

1. Asuransi Gagal Memberikan Jaminan

Hal ini memang sangat jarang terjadi namun bukan tidak mungkin tidak akan terjadi. Perusahaan asuransi pun sama halnya dengan kita dimana mereka juga mencari keuntungan dari dana yang telah kita investasikan. Pihak asuransi bisa saja mengalami sebuah masalah hingga berakhir pada kebangkrutan atau dalam hal ini gagal memberikan jaminan pada anda sesuai dengan apa yang dijanjikan sebelumnya yang tercatat pada polis asuransi. Tanda kegagalan berinvestasi pada asuransi ini bisa terjadi pada asuransi karyawan ataupun asuransi pribadi.

Jika hal ini terjadi pada sebuah asuransi karyawan, perusahaan harus bertindak cepat untuk menyelesaikan permasalahan ini apabila memang perusahaanlah yang memiliki kerjasama dengan asuransi tersebut. Namun apabila hal ini terjadi pada asuransi perorangan anda bisa mengambil langkah hukum atau menunggu itikad baik dari perusahaan penawaran jasa asuransi tersebut. Dengan melakukan tindakan yang cepat maka kegagalan berinvestasi pada asuransi ini bisa dihindari untuk mencapai kerugian yang lebih besar di kemudian harinya.

2. Sulit Melakukan Klaim

Hal ini juga bisa berkaitan dengan poin pertama. Proses klaim yang terjadi pada asuransi adalah hal yang wajar untuk dilakukan sehingga perusahaa  penyedia jasa asuransi semestinya mampu menangani berbagai macam keadaan atau kasus klaim yang mungkin akan terjadi. Semakin cepat pelayanan klaim dari nasabah asuransi maka semakin profesional pula sebuah perusahaan asuransi itu berjalan. Jika proses klaim sulit untuk dilakukan tanpa adanya permasalahan dari pihak pemilik asuransi, maka itu adalah tanda kegagalan berinvestasi pada asuransi.

Kemudahan klaim adalah benefit dari pemilik asuransi yang semestinya didapatkan dari pihak asuransi selama tercakup dalam cakupan jaminan dan sesuai dengan kesepakatan yang berlaku. Oleh karena itu jika proses klaim ini tidak bisa diproses atau bahkan mengalami kesulitan maka hal tersebut berarti menjadi tanda kegagalan berinvestasi pada asuransi dari pihak penyedia jasa asuransi tersebut.

3.Kesulitan Untuk Pembayaran Premi

Tanda kegagalan berinvestasi pada asuransi juga bisa terjadi karena dari pihak anda. Misalnya karena anda berat unuk membayar premi pada pihak oenyedia jasa asuransi. Alasan ini bisa saja terjadi secara terus menerus atau anda mulai merasakan pengeluaran akibat pembayaran premi ini semakin berat.

Baca Juga : Investasi Optimal Melalui Asuransi Karyawan, Bagaimana Caranya?

Jika terjadi demikian maka anda bisa mempertimbangkan untuk menghentikan asuransi anda atau menggantinya dengan premi yang lebih ringan. Hal ini juga bisa terjadi apabila anda memiliki banyak asuransi dan pembayaran premi tersebut membengkak karena jumlahnya yang besar. Pastikan pengeluaran anda sesuai dengan pendapatan sehingga investasi tersebut tidak memberatkan. Dengan demikian, hal ini perlu anda pertimbangan agar tidak menjadi tanda kegagalan berinvestasi pada asuransi yang anda miliki.

Related Post

Written by 

One thought on “3 Tanda Kegagalan Berinvestasi Pada Asuransi, Segera Buat Rencana Baru!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *