Asuransi adalah salah satu produk perekonomian yang bermanfaat untuk menjaga kestabilam finansial bagi pemiliknya saat terjadi sebuah kemalangan sehingga kerugian yang dirasakan tidak begitu besar. Meskipun bagi beberapa orang asuransi juga dianggap sebagau salah satu bentuk investasi yang menguntungkan. Dengan berbagai manfaat yang diberikan tersebut untuk menjaga kestabilan finansial, maka asuransi sangat disarankan atau bahkan diwajibkan bagi karyawan atau pekerja. Namun apa yang akan terjadi bila kita tidak memiliki asuransi sebagai perlindungan ini? Berikut 3 dampak buruk karyawan tidak memiliki asuransi.

1. Pengeluaran Lebih Besar

Salah satu dampak buruk karyawan tidak memiliki asuransi adalah pengeluaran yang lebih besar. Hal ini dikarenakan kita tidak memiliki jamina yang akan dijamin oleh pihak asuransi untuk kemalangan yang terjadi. Segala biaya dari kemalangan yang terjadi harus kita bayarkan sendiri tanpa terkecuali. Dengan demikian apa yang telah anda siapkan di masa depan bisa saja dikurangi untuk membayar atau mengatasi pengeluaran yang tak terduga tersebut.

Pengeluaran yang lebih besar yang menjadi dampak buruk karyawan tidak memiliki asuransi umumnya terjadi saat karyawan tersebut mengalami gangguan kesehatan. Hal itu bisa lebih buruk lagi terjadi jika kondisi kesehatan tak kunjung membaik dan tidak memungkinkan untuk kembali bekerja. Kerugian ini tidak hanya akan menimpa karyawan tersebut pribadi saja melainkan juga akan menimpa perusahaan tempat karyawan tersebut bernaung. Dengan adanya jaminan dari pihak asuransi, segala fasilitas perawatan untuk pemulihan kondisi kesehatan tersebut tentunya memiliki fasilitas yang baik.

2. Tidak Memiliki Investasi Masa Depan

Tanpa adanya asuransi, karyawan juga tidak memiliki i vestasi di masa depan. Dalam hal ini asuransi berfungsi sebagai investasi di masa deoan yang keuntungan atau manfaatnya tidak hanya berupa atau dalam bentuk rupiah melainkan juga manfaat yang bisa dirasakan. Alasannya? Asuransi memberikan waktu penanganan yang cepat bagi karyawan yang membutuhkan. Oleh karena itu dampak buruk karyawan tidak memiliki asuransi adalah sangat merugikan bagi karyawan tersebut.

Dampak buruk karyawan tidak memiliki asuransi yang ada pada masa deoan terlihat di saat karyawan tersebut akan mendekati masa pensiunnya. Ketika masa pensiun datang, kita tidak bisa serta merta hanya mengandalkan tabungan saja. Melalui asuransi, dana pensiun yang kita investasikan sejak bekerja akan memberikan manfaat yang lebih besar daripada hanya mengandalkan tabungan saja.

3. Tidak Ada Perlindungan Finansial Bagi Keluarga

Dampak buruk karyawan tidak memiliki asuransi juga dirasakan oleh keluarga karyawan tersebut. Bagaimana bisa terjadi demikian? Tentu saja karena poin pertama juga akan mempengaruhi kemampuan finansial keluarga terutama apabila karyawan tersebut adalah tulang punggung keluarga. Jikalau berlarut larut, tentunya hal ini juga akan berimbas buruk bagi masa depan keluarga.

Baca Juga : Bagaimana Asuransi Karyawan Melindungi Masa Depan Anda?

Dampak buruk karyawan tidak memiliki asuransi juga bisa terlihat pada poin kedua dimana asuransi bisa menjadi investasi di masa depan. Investasi di masa depan tersebut bisa dirasakan oleh keluarga, tidak hanya karyawan tersebut saja. Manfaat tersebut bisa dirasakan entah dirasakan saat karyawan tersebut masih hidup ataupun sudah meninggal dunia sekalipun melalui warisan yang bisa diberikan. Oleh karena itu, selain mengandalkan tabungan akan lebih baik pula jika karyawan memiliki passive income atau pendapatan pasif tanpa bekerja melalui investasi melalui asuransi. Jadi pertimbangkan investasi tersebut, terlebih yang memiliki resiko lebih kecil daripada investasi lainnya.

Related Post

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *